Pasuruan (beritajatim.com) – Sebanyak 172 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Pasuruan secara resmi telah merampungkan program pendidikan dan pelatihan (diklat). Kegiatan penutupan pelatihan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Departemen Persenjataan Kavaleri Kolatmar, Kolonel Marinir Baju Kelana Putra.
Upacara penutupan bertempat di Lapangan Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 3 Grati, Kabupaten Pasuruan, serta dihadiri oleh jajaran pelatih dan keluarga peserta. Penutupan secara resmi ini menandai kesiapan para peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk terjun langsung memimpin serta mengelola potensi ekonomi koperasi di wilayahnya masing-masing.
“Dengan ini kami nyatakan bahwa Diklat SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) KDKMP dan KNMP di Puslatpurmar 3 Grati ditutup,” tegas Kepala Departemen Persenjataan Kavaleri Kolatmar, Kolonel Marinir Baju Kelana Putra.
Baju menyatakan bahwa seluruh tahapan pembekalan telah selesai dilaksanakan dengan lancar sesuai dengan standar pelatihan prajurit dan manajerial yang ditetapkan.
Seluruh peserta telah menjalani masa pendidikan dan latihan yang berlangsung intensif selama 45 hari, terhitung sejak 17 Juni hingga 31 Juli 2026. Kurikulum pelatihan dirancang secara khusus untuk membentuk fisik, mental, disiplin tinggi, serta kapasitas kepemimpinan yang andal bagi para calon manajer.
Struktur diklat terbagi menjadi dua tahapan utama, yakni pembentukan karakter fisik melalui pendidikan bela negara selama satu bulan pertama, kemudian dilanjutkan dua minggu pelatihan manajerial. Pembekalan komprehensif ini disiapkan agar seluruh manajer memiliki ketahanan mental dan keahlian teknis dalam mengelola koperasi desa secara profesional.
“Jadi dari 45 hari diklat, satu bulan pertama adalah pendidikan bela negara dan dua minggu selanjutnya diisi dengan pelatihan manajerial. Syukur alhamdulillah semuanya lancar. Harapannya tingkat kedisiplinan, tanggung jawab, dan dedikasi pada negara sangat tinggi dan terus meningkat, sehingga ketika ditugaskan sebagai manajer, maka sudah siap,” tutur Komandan Pusat Latihan Tempur Marinir (Danpuslatpurmar) 3 Grati, Letkol Mar Arif Nugroho.
Manfaat dari pelatihan intensif ini dirasakan secara langsung oleh para peserta yang mengaku mendapatkan banyak perubahan positif, terutama dalam hal ketangguhan fisik dan mental kepemimpinan. Pembekalan kedisiplinan prajurit menjadi modal utama bagi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan koperasi di tengah masyarakat.
“Jadi lebih disiplin, tangguh, dan insyaallah siap untuk menghadapi tantangan ke depan selama memanage KDMP,” ungkap salah satu calon manajer KDMP asal Kecamatan Grati, Syaiful (43).
Suasana haru penuh kebahagiaan mewarnai akhir acara saat 172 peserta meluapkan kerinduan dengan berpelukan, memberikan bunga, hingga makan bersama keluarga yang telah setia menunggu. (ada/kun)





Komentar (0)