Polisi terus kembangkan jaringan pemasok obat keras di Tanah Abang

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat terus mengembangkan pengungkapan kasus peredaran obat keras daftar G di Tanah Abang untuk membongkar jaringan pemasok di balik para penjual eceran.

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu S. Kuncoro mengatakan personel ditempatkan setiap hari di sejumlah titik rawan di Tanah Abang karena kawasan tersebut menjadi lokasi dengan pengungkapan terbanyak.

"Dalam bulan Juli ini saja setiap hari rata-rata kami mengamankan dua hingga tiga pengedar. Kami juga terus mengembangkan kasus untuk mencari jaringan di atasnya," kata Wisnu dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Wisnu mengatakan modus peredaran obat daftar G kini semakin beragam dan tidak lagi hanya memanfaatkan toko obat maupun toko kosmetik.

Menurut dia, polisi pernah mengungkap penjualan obat daftar G yang berkedok toko akuarium ikan hias di kawasan Gambir.

Kasus tersebut berhasil diungkap setelah masyarakat memberikan informasi yang akurat kepada kepolisian.

Wisnu menyampaikan sebagian besar pelaku di Tanah Abang menjajakan obat daftar G secara terbuka di pinggir jalan sehingga menjadi sasaran operasi rutin petugas.

Oleh karenanya, personel ditempatkan setiap hari di sejumlah titik rawan di Tanah Abang.

"Kami menempatkan personil kami setiap hari di kawasan Tanah Abang, karena di sana kita sudah mengamankan pelaku setiap harinya," ujarnya.

Berdasarkan data Polres Metro Jakarta Pusat selama Januari hingga Juli 2026, polisi mengungkap 68 kasus dengan 92 tersangka dan menyita 118.494 butir obat berbahaya.

Wisnu juga meminta masyarakat tidak ragu melaporkan dugaan peredaran obat daftar G maupun apabila menemukan dugaan keterlibatan oknum dalam praktik tersebut.

"Kami pastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti. Apabila ada anggota yang terbukti terlibat, tentu akan kami proses sesuai ketentuan," katanya.

Baca juga: Polisi bongkar sindikat peredaran 575.200 butir obat keras di Jakpus

Baca juga: Wali Kota Jakpus gencarkan kampanye cegah peredaran tramadol

Baca juga: Penjual obat keras ilegal berkedok toko kelontong ditangkap di Jakbar


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tabungan Kelas Menengah Terus Menyusut, Simpanan Dolar Orang Kaya Justru Melonjak
• 14 jam lalu
0
thumb
Dinkes Sumsel Mencatat 703 SPPG Telah Mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi per 6 Juli 2026
• 21 jam lalu
0
thumb
KPK Panggil Istri Bupati Kuansing Jadi Saksi Kasus Suap dan Gratifikasi Suhardiman Amby
• 11 jam lalu
0
thumb
SMRC Catat Kepuasan Publik ke Prabowo Turun, Gerindra Sebut Bakal Jadikan Evaluasi
• 4 jam lalu
0
thumb
Almeyda Nayara Dapat Beasiswa 100% BINUS University, Kisahnya Jadi Kreator Konten Bikin Kagum
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.