Spanyol Kerahkan Militer Usai Ribuan Migran Serbu Daerah Kantong Ceuta

okezone.com
19 jam lalu
Cover Berita

CEUTA - Spanyol pada Kamis (30/7/2026) mengerahkan militer dan memperkuat kekuatan polisi di wilayah kantongnya, Ceuta, di Afrika Utara setelah ribuan migran membanjiri wilayah tersebut melalui laut dan darat dari Maroko. Televisi pemerintah, TVE, melaporkan 2.000 hingga 3.000 orang telah menyeberang ke Ceuta dengan berenang menuju Spanyol.

Rekaman video menunjukkan ratusan migran berenang atau mengapung di atas ban dalam dari sisi Maroko, sementara yang lainnya menerobos gerbang di darat dan berlari ke kota.

Di Fnideq, sebuah kota Maroko tepat di luar perbatasan Ceuta, pihak berwenang Maroko menembakkan meriam air ke arah migran pada Kamis malam dalam upaya untuk mencegah mereka menyeberang, menurut keterangan saksi mata kepada Reuters.

Baca Juga :
Hubungan Pakistan–UEA Renggang, Dipicu Isu Kashmir hingga Pekerja Migran

"Ini sangat sulit. Polisi mencoba menghentikan kami. Tetapi kemauan dan tekad kami memungkinkan kami untuk datang ke sini," kata Jadid Zacaria, seorang migran dengan rambut dan bajunya yang masih basah karena air laut, dalam sebuah wawancara di Ceuta pada Kamis sore ketika para migran berbondong-bondong melewati gerbang perbatasan di dekatnya.

Beberapa migran meneriakkan, "Hidup Spanyol!" saat memasuki wilayah tersebut.

Di Melilla, kota otonom kedua Spanyol di Afrika Utara, rekaman dari media lokal dan organisasi hak asasi manusia menunjukkan bentrokan di titik perbatasan Beni Ansar pada Kamis malam. Tempat itu adalah satu-satunya penyeberangan terbuka antara Maroko dan Melilla selama шесть tahun terakhir.

Baca Juga :
Korban Tewas Kecelakaan Kapal Migran di Perairan Malaysia Bertambah Jadi 21 Orang

Menurut Omar Naji dari Asosiasi Hak Asasi Manusia Maroko, setidaknya tiga kendaraan dibakar dan dilaporkan ada korban luka di antara migran serta pasukan keamanan.

Kementerian Dalam Negeri Maroko tidak menanggapi permintaan komentar.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Momen Menkum Dengar Tangis Ibu Rumah Tangga soal Pelanggaran Notaris
• 12 jam lalu
0
thumb
Proses Hukum Kasus Dugaan Pengeroyokan Petani Lansia di Bone, Dinilai Masih Jauh dari Harapan
• 10 jam lalu
0
thumb
Mal Jakarta Pasang Pagar Tinggi, Begini Tanggapan Pramono
• 8 jam lalu
0
thumb
Serba-serbi Kunker Prabowo di Semarang-Batang
• 20 jam lalu
0
thumb
Banyak Daerah Sulit Bayar Gaji ASN, Purbaya Ungkap Nasib Tambahan TKD
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.