jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo mengapresiasi 14 anggota legislatif Partai Perindo yang dinilai menunjukkan kinerja dan kontribusi melalui berbagai program di daerah.
Penghargaan tersebut mencakup kerja legislator dalam bidang pendidikan, pemberdayaan UMKM, aspirasi masyarakat, dampak sosial hingga komunikasi publik.
BACA JUGA: Ketum Perindo Lantik Pengurus Baru, Minta Anggota Turun Langsung ke Masyarakat
Saat menutup Bimtek Perindo 2026, Rabu (29/07/26), Angela memberikan penghargaan kepada 14 legislator dalam 11 kategori sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka.
Dia mendorong kinerja para penerima penghargaan menjadi contoh bagi anggota legislatif Perindo lainnya dalam menjalankan mandat dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
BACA JUGA: Angela Tanoesoedibjo Ajak Kader Contoh Kegigihan Erling Haaland dan Timnas Norwegia
“Saya ingin anggota legislatif Perindo menjadi contoh di daerah masing-masing. Jabatan yang kita pegang harus dibuktikan dengan kerja nyata, bagaimana kita memperjuangkan aspirasi dan menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Angela dalam pidatonya.
Sejumlah penerima penghargaan mencatat capaian berbasis program dan dampak. Patrick Moenandar, Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, diapresiasi setelah membangun dan membina komunitas otomotif sebagai ekosistem pemberdayaan generasi muda yang telah memberikan manfaat kepada lebih dari 3.000 masyarakat.
BACA JUGA: TGB Zainul Majdi Resmi Keluar dari Partai Perindo
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat Syamsuriansyah menerima penghargaan di bidang pendidikan melalui Gerakan Ayo Mengajar, pemberian 300 beasiswa pendidikan tinggi, serta perhatian terhadap 7.349 anak yang tidak bersekolah.
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Marselinus juga diapresiasi melalui program budidaya ikan sistem bioflok yang memberdayakan masyarakat sekaligus menciptakan sumber penghasilan berkelanjutan bagi penerima manfaat.
Sejumlah kader juga mendapatkan award, meliputi Efendi Alung (Anggota DPRD Kota Jambi), Gregory Dayefiandro (Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang), Welhelm Daniel Kurnala (Anggota DPRD Provinsi Maluku), Yusuf Bora (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya), Marthen Natonis (Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan), H. Armaya (Ketua DPRD Kota Madiun), Rampeani Rachman (Anggota DPRD Kabupaten Mimika), Binsar Simarmata (Anggota DPRD Kota Medan), Maximus Itlay (Ketua DPRD Kabupaten Jayawijaya), Winda Sari (Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur), serta Benediktus Rejaan (Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara).
Angela mendorong anggota legislatif tidak hanya menjalankan tugas dari ruang parlemen, tetapi memperkuat interaksi langsung dengan masyarakat.
Kedekatan itu dinilai penting agar aspirasi yang diperjuangkan berangkat dari kebutuhan yang ditemukan di lapangan.
“Bapak dan Ibu anggota legislatif harus lebih banyak turun, dengarkan masyarakat dan pahami persoalan mereka secara langsung. Karena dari sanalah kita tahu apa yang benar-benar dibutuhkan dan apa yang harus kita perjuangkan melalui posisi yang dipercayakan kepada kita,” ujarnya.
Pada akhir pidatonya, Angela mengaitkan kualitas kader dengan kekuatan organisasi dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Dia mengibaratkan Partai Perindo sebagai kapal yang membutuhkan orang-orang andal agar mampu bergerak menuju tujuan bersama.
“Tidak ada pelaut yang bisa sampai pada tujuan tanpa sebuah kapal, tetapi tidak ada sebuah kapal yang bisa berlayar tanpa orang-orang yang handal. Di sini kita harus bersatu, Bapak Ibu semua. Kita sedang mempersiapkan sesuatu yang sangat besar,” pungkas Angela. (rhs/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kata Polisi soal Kasus Kematian Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti





Komentar (0)