PNM Hadirkan Dampak Berantai bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Makassar terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program PNM Green Impact.

Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PNM bersama pemerintah daerah, komunitas lingkungan, masyarakat, serta nasabah binaannya berkolaborasi menanam 1.000 pohon mangrove di kawasan pesisir Kelurahan Untia, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PNM. Sejak 2024 hingga 2026, PNM telah menanam 196.700 pohon mangrove di 58 lokasi di berbagai wilayah Indonesia sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Selain melindungi pantai dari abrasi, intrusi air laut, dan gelombang ekstrem, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota laut serta berperan penting dalam menyerap karbon. Karena itu, setiap pohon yang ditanam bukan hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendukung ketahanan ekonomi masyarakat yang hidup di kawasan pesisir.

Lebih dari itu, ekosistem mangrove membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, seperti pembibitan mangrove, ekowisata, budidaya perikanan ramah lingkungan, hingga pengolahan berbagai produk bernilai tambah. Potensi tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui PNM Green Impact, PNM terus menegaskan bahwa pemberdayaan tidak hanya diwujudkan melalui akses pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga melalui upaya menjaga lingkungan sebagai fondasi tumbuhnya ekonomi masyarakat.

Wakil Pemimpin Cabang PNM Makassar, Jayanti Erlina Dewi Hutabarat menyampaikan, di Makassar mereka menanam 1.000 pohon bibit Mangrove di Kelurahan Untia.

Kata dia, ini bukan sekadar menanam, namun bagian dari upaya menyelamatkan kehidupan masyarakat, dengan tetap menjaga produksi oksigen yang cukup.

“Dalam rangka memperingati hari mangrove sedunia, PNM berkontribusi dalam menanam 1.000 pohon mangrove di Kelurahan Untia ini. PNM berkomitmen untuk terus tumbuh dan menginspirasi. Ini bukan sekadar menanam, tetapi bisa menyelamatkan jutaan nyawa lewat oksigen,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, mangrove yang ditanam hari ini merupakan tameng kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat pesisir. Juga sekaligus menjadi warisan bagi anak cucu untuk terus melanjutkan kehidupan di tahun-tahun mendatang.

“Mangrove yang kita tanam hari ini adalah tameng. Satu pohon saja berarti kita sedang menanam harapan, agar pantai tetap kokoh, nelayan melaut dengan senang, dan memberikan penghidupan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Dia berharap, melalui penanaman mangrove ini, masyarakat bisa merasakan dampak baiknya pada masa-masa mendatang.

“Mudah-mudahan di Kelurahan Untia ini bisa memberikan dampak baik untuk semua masyarakat. PNM berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat Untia,” harapnya.

Sementara Lurah Untia, Andi Tossa menyampaikan terima kasih kepada PNM Cabang Makassar atas kontribusinya dalam menanam 1.000 bibit mangrove di wilayahnya.

“Ini sudah kali kedua PNM mensupport masyarakat menanam mangrove. Sebelumnya itu 7.000 bibit, yang ini 1,000 bibit. Untia ini kan daerah pesisir dengan 3.307 luas wilayah. Masyarakatnya banyak pindahan dari Pulau Lae-Lae,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan, Baruga Mangrove yang ada di sana memang menjadi pusat penanaman mangrove di kawasan Untia. Kata dia, sudah banyak pejabat yang datang ke sana, baik itu dari pusat mau pun mancanegara, semuanya mendukung penanaman mangrove.

“Ini kan memang penting untuk mendukung oksigen kepada masyarakat, yang penduduknya kalau di Untia ini sekitar 2.093 warga pesisir. Saya sampaikan kepada masyarakat, mari sama-sama kita jaga, karena mangrove ini salah satu hutan lindung yang memproduksi oksigen,” ajaknya. (wid)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Banding Teddy Pardiyana Soal Warisan Lina Jubaedah Dikabulkan, Ini Jawaban Sule
• 12 jam lalu
0
thumb
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah
• 4 jam lalu
0
thumb
Deddy Sitorus: Ucapan “Seperti Sirkus” Bukan Ditujukan kepada Wartawan
• 5 jam lalu
0
thumb
Jadwal SIM Keliling Kamis 30 Juli 2026 di Jakarta, Bogor, Bekasi dan Bandung
• 19 jam lalu
0
thumb
Dua Kubu, Dua Pandangan: Polemik Ganti Rugi Imateril Rp100 Juta Roy Suryo
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.