JAKARTA, KOMPAS.com - Endang (54), pria yang membunuh pacarnya, M (54), menggunakan palu di kamar indekos di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, ditembak di bagian kaki saat ditangkap polisi pada Rabu (29/7/2026) malam.
Panit II Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Iptu Dally Gumay mengatakan, pelaku sempat memberikan perlawanan saat ditangkap.
“Kami melakukan penangkapan di mana saat penangkapan, pelaku sempat melawan dan mencoba kabur, akhirnya kami melakukan tindakan tegas dan terukur,” kata Dally dalam keterangan videonya, Kamis (30/7/2026).
Baca juga: Pemotor Tewas Ditabrak Truk di Depan Pasar Kramat Jati Jaktim
Endang ditangkap di rumahnya di wilayah Cilandak, Jakarta Selatan, beberapa jam setelah jasad korban ditemukan warga di kamar indekosnya.
Setelah ditangkap, Endang dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yakni palu yang diduga digunakan untuk membunuh korban, dua unit telepon seluler, tas, dompet, perhiasan, kain, topi, sarung tangan, serta satu unit sepeda motor.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mendatangi indekos Endang sekitar pukul 12.00 WIB. Saat berada di lokasi, korban melihat pesan WhatsApp dari seorang perempuan yang masuk ke ponsel pelaku.
Hal tersebut kemudian memicu pertengkaran di antara keduanya.
“Motif pembunuhan tersendiri, yaitu pada saat korban mendatangi kontrakan pelaku, korban mendapati adanya WA dari wanita lain di HP pelaku,” ungkap Dally.
Endang mengeklaim bahwa korban sempat mengambil palu lebih dulu. Namun, palu tersebut berhasil direbut oleh pelaku.
Baca juga: Kronologi Wanita Dibunuh Pacarnya di Kos Grogol Petamburan Jakbar
Setelah menguasai palu, Endang memukul kepala korban sebanyak empat kali hingga korban tewas.
Atas perbuatannya, Endang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan dan dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.
Sebelumnya, jasad M ditemukan oleh tetangga indekos yang berawal dari tetesan darah dari lantai dua bangunan tersebut pada Rabu (29/7/2026) malam.
"Tetangga yang di lantai satu melaporkan ada darah yang menetes dari atas. Karena ditemukan itu, warga melaporkan ke RT dan RW setempat," kata Kapolsek Grogol Petamburan AKP Reza Aditya kepada wartawan di lokasi, Rabu.
Pengurus RT dan RW pun memeriksa indekos dan membuka salah satu kamar yang terkunci. Di sana lah tampak jasad M dengan luka berat di kepalanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





Komentar (0)