Sugi Nur Raharja alias Gus Nur mengaku pernah meminta bantuan langsung kepada Prabowo Subianto saat istrinya terjebak di Bandara Palu pasca-tsunami yang melanda Sulawesi Tengah.
Saat itu, Gus Nur telah 11 tahun tinggal di Palu dan membangun pondok pesantren di daerah tersebut.
Menurut Gus Nur, gempa dan tsunami membuat Desa Petobo yang padat penduduk tiba-tiba hilang. Situasi semakin kacau dengan penjarahan dan terhambatnya bantuan yang masuk. Warga pun berbondong-bondong melakukan eksodus menuju bandara.
Istri Gus Nur ikut terjebak di bandara dalam kondisi tidak kondusif. Meski mengaku jarang menghubungi pejabat, ia akhirnya menelepon Prabowo.
"Pak Prabowo, tolong istri saya terjebak di bandara,” ujar Gus Nur menirukan ucapannya saat itu.
Tidak lama kemudian, Prabowo membalas teleponnya. "Gus, istrimu sudah diselamatkan di titik koordinat yang aman dan sudah ketemu,” kata Prabowo seperti dikutip Gus Nur.
Istrinya kemudian dievakuasi secara militer dan berhasil selamat.
Gus Nur menambahkan, ia sudah lama mengenal Prabowo dan sering berkunjung ke rumahnya. Ia mengaku pernah membantu Prabowo pada 2019 dalam upaya pergantian presiden.
"Namun hingga kini ia belum pernah mendapat posisi sebagai komisaris," katanya.






Komentar (0)