Kubu Roy Suryo Bantah Praperadilan untuk Mengulur Proses Hukum

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Kubu Roy Suryo Bantah Praperadilan untuk Mengulur Proses HukumNasional | okezone | Kamis, 30 Juli 2026 - 16:38Dengarkan Berita

JAKARTA - Tim kuasa hukum Roy Suryo membantah tudingan bahwa pengajuan praperadilan secara berulang merupakan upaya untuk mengulur waktu pemeriksaan perkara pokok. Dalam sidang praperadilan ketiga di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), tim kuasa hukum menegaskan langkah tersebut merupakan hak individu yang dijamin KUHAP.

Dalam replik yang dibacakan di hadapan hakim tunggal I Ketut Darpawan, kuasa hukum Roy menilai tidak ada aturan yang melarang pengajuan praperadilan secara terpisah selama objek yang diuji berbeda.

"Setiap tindakan upaya paksa seperti penangkapan, penahanan, penggeledahan, penetapan tersangka, penyekalan, atau penyitaan merupakan perbuatan hukum yang berdiri sendiri dan pemohon berhak menguji keabsahan masing-masing tindakan tersebut secara terpisah," kata salah satu kuasa hukum Roy, Refly Harun, dalam persidangan.

Pihak pemohon juga menolak anggapan bahwa penundaan sidang akibat ketidakhadiran termohon maupun turut termohon dapat dijadikan alasan untuk menuduh Roy menghambat proses perkara pokok.

Baca Juga:Breaking News! Polri Tetapkan 3 Eks Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM

Menurut mereka, penundaan persidangan karena pihak lain tidak hadir merupakan mekanisme yang telah diatur dalam KUHAP Baru dan tidak dapat digolongkan sebagai penyalahgunaan hak mengajukan praperadilan.

Tim hukum Roy bahkan menyinggung praktik pada rezim KUHAP lama yang menurut mereka kerap membuat permohonan praperadilan gugur karena perkara pokok lebih dahulu disidangkan. Mereka menilai kondisi tersebut justru berpotensi merugikan tersangka yang ingin menguji keabsahan tindakan penyidik.

Di bagian akhir replik, Roy secara tegas membantah tudingan bahwa rangkaian praperadilan yang diajukannya merupakan bentuk penyalahgunaan prosedur.

Menurut pihak pemohon, praperadilan yang diajukan bertujuan menguji dugaan penyalahgunaan kewenangan aparat penegak hukum dan memastikan perkara pokok berjalan dengan prinsip keadilan serta kepastian hukum.

"Pemohon tidak bermaksud mengulur-ulur waktu untuk pemeriksaan perkara pokok," ujar Refly.

Baca Juga:Dokter Icha Bunuh Diri Usai Diduga Diintimidasi, PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD Veronika Lake

Diketahui, praperadilan ketiga Roy Suryo didaftarkan ke PN Jaksel pada 15 Juli 2026 dengan nomor perkara 118/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL. Dalam permohonan tersebut, Roy Suryo menggugat ganti kerugian atas penangkapan dan penahanan yang sebelumnya dinyatakan tidak sah oleh hakim praperadilan.

Sebelumnya, hakim tunggal I Ketut Darpawan menolak praperadilan kedua yang diajukan Roy Suryo terkait penetapan tersangka. Namun, pada praperadilan pertama mengenai penggeledahan, penangkapan, dan penahanan, hakim mengabulkan sebagian permohonan Roy Suryo.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Novel Terbaik Keigo Higashino
• 22 jam lalu
0
thumb
DJBC Sita 14.400 Liter Miras Ilegal di Denpasar, Negara Selamatkan Potensi Rugi Rp2,14 Miliar
• 18 jam lalu
0
thumb
BI Pertahankan BI-Rate 5,75%, Ekonom Nilai Jeda Kebijakan Sudah Tepat
• 10 jam lalu
0
thumb
IHSG Hari Ini Berpotensi Rebound, Cek Analisa Saham ENRG, MEDC, hingga ISAT
• 9 jam lalu
0
thumb
Prabowo Terbang ke Jateng, Siap Resmikan Stasiun Tawang hingga Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.