CEO Grammy Buka Suara Usai BTS Tolak Ikut Awards

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: BTS menampilkan "Butter" di Grammy Awards Tahunan ke-64 pada Minggu, 3 April 2022, di Las Vegas. (Foto AP/Chris Pizzello)

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. akhirnya angkat bicara setelah BTS mengumumkan tidak akan mengajukan karya mereka untuk dipertimbangkan dalam Grammy Awards ke-69 yang akan digelar pada 2027.

Melalui akun media sosial resmi Grammy, Mason mengaku sedih mendengar keputusan RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook tersebut. Meski begitu, ia mengatakan menghormati keputusan BTS.

Baca: Belajar dari Jepang, Ini 6 Tips Nabung agar Duit Cepat Ngumpul

"Saya sedih mendengar BTS memilih untuk tidak berpartisipasi dalam proses Grammy Awards tahun ini. Namun sebagai pencipta musik, saya memahami dan menghormati keputusan mereka," tulis Mason dikutip dari akun Threads resmi @grammys, Kamis (30/7/2026).


Dalam pernyataannya, Mason juga menanggapi perdebatan yang muncul terkait kategori baru Asian Pop Music Performance yang akan mulai dipertandingkan pada Grammy Awards 2027. Ia menegaskan kategori tersebut dibuat bukan untuk memisahkan musik pop Asia dari kategori utama Grammy, melainkan untuk memberikan pengakuan yang lebih luas terhadap perkembangan musik pop Asia.

Menurutnya, semakin banyak kategori berarti semakin banyak karya musisi yang bisa mendapatkan apresiasi.

Baca: Jadi WNI Mahal? Biaya Naturalisasi Indonesia Tertinggi di ASEAN

"Tujuan kategori baru ini adalah memberikan sorotan khusus kepada para artis penting tersebut. Ini bukan untuk memisahkan, tetapi untuk memperluas siapa saja yang dapat diakui oleh sekitar 15.000 pemilih Grammy," ujarnya.

Mason juga meluruskan anggapan bahwa artis yang mendaftar di kategori Asian Pop tidak bisa bersaing di kategori utama atau General Field. Ia menjelaskan, artis tetap dapat mengajukan karya ke kategori umum seperti Record of the Year, Album of the Year, dan Song of the Year, sekaligus mengikuti kategori genre.

"Pengakuan di kategori genre dan kategori General Field tidak saling meniadakan. Seorang artis dapat mengejar keduanya," katanya.

Lebih lanjut, Mason menegaskan Recording Academy akan terus membuka diri terhadap perkembangan musik global tanpa memandang asal negara maupun bahasa.

"Organisasi Grammy hadir untuk melayani musik dan semua orang yang menciptakannya. Kami akan terus mendengarkan komunitas musik global dan bekerja untuk menghormati serta merayakan para artis yang musiknya mampu menggerakkan dunia," tutupnya.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Trump Puji Piala Dunia 2026 sebagai Salah Satu Acara Terbesar

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Hari Ini Resmikan Renovasi Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang
• 9 jam lalu
0
thumb
Pendapatan Tembus Rp13,6 Triliun, Laba Metrodata (MTDL) Naik 6,6 Persen
• 23 jam lalu
0
thumb
Gibran Hormati Munculnya Kabinet Bayangan: Tugas Kami Bekerja dan Mendengar
• 23 jam lalu
0
thumb
Pemprov DKI Siapkan Jemput Sampah Terpilah dari Rumah, Uji Coba Dimulai 2027
• 3 jam lalu
0
thumb
FULL! Polda Metro Minta Hakim Tolak Gugatan Ganti Rugi Roy Suryo, Tak Otomatis Berhak Kompensasi
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.