Prabowo Perintahkan Bos KAI Segera Pasang Ribuan Pintu Perlintasan KA

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Presiden Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Semarang, 30 Juli 2026. (Tangkapan Layar Youtube RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto meminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk meningkatkan investasi dalam bidang perkeretaapian. Salah satunya adalah pemasangan pintu perlintasan di ribuan perlintasan kereta api yang belum dilengkapi pengamanan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Menurutnya Modernisasi transportasi harus berorientasi pada pelayanan kepada rakyat.

Baca: Cerita Prabowo Ungkap Jejak Soekarno di Stasiun Semarang Tawang

Dia juga meminta kepada Direktur Utama PT KAI (Persero) untuk melakukan investasi yang lebih besar di bidang ini.


"Hal ini saya titip pesan benar-benar sama Kereta Api Indonesia, kita harus investasi lebih banyak di bidang kereta api. Ya, semua lintasan-lintasan kereta api saya dengar yang masih ada ribuan harus dibikin pintu-pintu yang baik, pintu-pintu yang otomatis mungkin, ya, sehingga tidak terjadi kecelakaan di mana-mana," kata Prabowo.

Presiden Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Semarang, 30 Juli 2026. (Tangkapan Layar Youtube RI) Foto: Presiden Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Semarang, 30 Juli 2026. (Tangkapan Layar Youtube RI)

Menurut Prabowo, kereta api merupakan instrumen ekonomi rakyat. Dia bahkan memberikan makna transportas ini sebagai demokratisasi ekonomi, karena harus melayani rakyat yang banyak.

"Kereta api harus melayani rakyat sehingga di banyak negara kereta api itu dianggap public service, tidak semata-mata mengejar keuntungan, tetapi harus efisien," kata Prabowo.

Dia juga berharap nantinya, KAI membuat fasilitas untuk melayani masyarakat berpenghasilan rendah, hingga menjangkau kota-kota kecil.

"Kadang-kadang dilema ingin kereta api cepat, akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani. Kereta api Indonesia harus benar-benar berpikir utuh, komprehensif," tuturnya.

Baca: Stasiun Monas Mau Sambung Gambir, Penumpang KRL Pindah ke MRT

Sebelumnya, KAI membeberkan data total perlintasan sebidang yang teridentifikasi mencapai 4.000 titik. Sebagian diantaranya merupakan perlintasan liar yang terdaftar tapi tidak memiliki status resmi.

Adapun dari jumlah itu diketahui ada 1.810 titik yang tidak memiliki penjagaan. KAI juga tengah melakukan penutupan hingga melakukan pemasangan pengamanan dalam upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.


(emy/wur)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Presiden Jerman Temui Prabowo di Istana Hari Ini

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengamat: Dedi Mulyadi Harusnya Koordinasi dengan Polda Jabar Tangani Begal
• 1 jam lalu
0
thumb
Prabowo Dorong Investasi Besar KAI: Saya Dengar Lintasan Masih Ada Ribuan
• 2 jam lalu
0
thumb
Bulog Bangun Rice Milling Unit Berkapasitas Dryer 120 Ton di Lampung Timur untuk Perkuat Swasembada Pangan
• 8 jam lalu
0
thumb
Kapitalisasi Pasar Apple Tembus USD 5 T, Siap Tantang Amazon dan Google
• 12 jam lalu
0
thumb
Sambut Bulan Kemerdekaan, Zikir dan Doa Kebangsaan 1 Agustus di Monas Terbuka untuk Umum
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.