Buntut Kisruh Final Piala Dunia 2026, Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah membuka proses investigasi resmi terhadap tim nasional Argentina menyusul serangkaian insiden perilaku buruk yang terjadi sepanjang turnamen Piala Dunia 2026. Investigasi ini mencakup aksi keributan pasca-pertandingan final melawan Spanyol hingga isu sensitif terkait penggunaan simbol politik di lapangan.

Investigasi Serius Insiden Final

FIFA telah menunjuk jaksa penuntut disiplin dan etik untuk mendalami kericuhan yang pecah saat peluit akhir pertandingan final di New York New Jersey Stadium pada 19 Juli lalu. Dalam kekalahan 1-0 Argentina atas Spanyol tersebut, sejumlah pemain dan staf pelatih terlibat dalam tindakan agresif terhadap pemain lawan.

Berdasarkan rekomendasi jaksa, FIFA kini melakukan penyelidikan terhadap pemain seperti Nahuel Molina dan Leandro Paredes, serta asisten pelatih Roberto Ayala atas dugaan penyerangan. Berdasarkan kode disiplin FIFA, pelanggaran perilaku tidak sportif minimal berbuah sanksi satu pertandingan, sementara tindakan penyerangan dapat diganjar larangan bertanding minimal tiga laga.

Polemik Banner Politik dan Pelanggaran Kode Etik

Selain insiden fisik, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) juga menghadapi dakwaan atas pelanggaran multidimensi di berbagai pertandingan. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah penggunaan ajang olahraga untuk demonstrasi non-olahraga, yakni saat para pemain merayakan kemenangan di semifinal dengan membentangkan spanduk bertuliskan 'Las Malvinas son Argentinas' yang merujuk pada klaim wilayah sengketa Kepulauan Falkland.

Selain masalah banner, otoritas sepak bola dunia ini juga tengah mendalami laporan terkait tindakan diskriminatif, perilaku rasis, serta pelanggaran keamanan selama pertandingan. FIFA menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap kode disiplin, termasuk gestur yang tidak pantas dan gangguan keamanan dari penonton, akan diproses secara transparan demi menjaga integritas kompetisi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Buka GIIAS 2026, Menperin Yakini Penjualan Mobil 2026 di Atas 850 Ribu Unit
• 21 menit lalu
0
thumb
Sambangi Ciwidey, Anggota DPR Rajiv Komitmen Angkat Potensi Pertanian dan Desa
• 6 jam lalu
0
thumb
Kelompok Bermotor Bersenjata Busur Serang Fasilitas Kebugaran di Rappocini, Diduga Geng Motor
• 9 jam lalu
0
thumb
Gempa M7,1 Jepang Tewaskan 13 Orang, Evakuasi Terus Berlangsung
• 17 jam lalu
0
thumb
Ketua SC Sebut Kongres dan MPA PMKRI Tahun 2026 Belum Selesai, Segera Dilanjutkan di Jakarta
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.