HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sebuah fasilitas kebugaran di Jl. Skarda N, Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Rappocini, Makassar, menjadi sasaran penyerangan sekelompok orang tak dikenal pada Rabu malam, 29 Juli 2026 sekitar pukul 01.30 Wita.
Berdasarkan rekaman CCTV, sekitar sembilan orang datang menggunakan sepeda motor, diduga membawa busur, melempari pagar dengan batu, serta menjatuhkan dua sepeda motor yang terparkir di depan lokasi.
Pemilik fasilitas kebugaran, Musdalifah, mengatakan penyerangan terjadi saat sekitar enam orang member baru selesai berolahraga dan hendak pulang.
Saat berada di luar pagar, mereka melihat rombongan pelaku mendatangi lokasi sekitar 20 meter dari arah swalayan yang berada di arah timur tempat kebugaran sehingga langsung berlarian masuk ke dalam area fasilitas kebugaran.
“Member sekitar enam orang itu mau pulang sekitar jam satu lewat. Saat sudah di luar pagar, ada beberapa motor yang mau menyerang. Anak-anak member langsung lari kembali masuk karena dari penyampaian mereka, kelompok itu bawa busur,” kata Musdalifah.
Menurutnya, rombongan tersebut semula bergerak ke arah kawasan Mangasa Permai. Namun ketika melihat sejumlah member masih berada di depan fasilitas kebugaran, mereka berbalik arah dan langsung melakukan penyerangan.
“Mereka mau ke arah Mangasa Permai, tapi lihat anak-anak gym di depan pagar, jadi balik menyerang. Mereka menendang dan menjatuhkan dua motor yang terparkir di depan, lalu melempar batu ke arah pagar,” ujarnya.
“Untuk kerugian fasilitas luar tidak ada. Hanya kena pagar dan tidak sampai retak. Beruntung juga tidak kena kaca kamar yang ada di area parkiran,” ungkap Musdalifah.
Musdalifah menambahkan para pelaku diperkirakan berusia sekitar 17 tahun ke atas. Mayoritas menggunakan helm sehingga wajah mereka sulit dikenali.
“Yang sempat dilihat anak-anak itu mereka bawa busur. Dari arah minimarket sudah disiapkan busurnya ke arah anak-anak member. Rata-rata pakai helm, jadi tidak jelas wajahnya. Kelihatannya usia sekitar 17 tahun ke atas,” katanya.
Salah seorang member yang berada di lokasi, Bahar, membenarkan rombongan pelaku awalnya melintas sebelum akhirnya berbalik menuju fasilitas kebugaran.
Saat itu, ia mengaku tidak sempat memperhatikan wajah maupun kendaraan para pelaku karena langsung menyelamatkan diri.
“Itu sebenarnya mau lewat di depan minimarket. Cuma waktu lihat kami sementara berdiri dan bicara-bicara di depan tempat gym, mereka langsung belok ke arah kami,” katanya.
Bahar mengatakan seluruh pelaku datang secara berombongan menggunakan sepeda motor. Saat penyerangan terjadi, ia bersama sekitar enam orang member berada di lokasi.
“Yang penting saya selamatkan diri. Motor saya tinggali saja. Memang motor saya yang dijatuhkan,” tuturnya.
Ia menambahkan dua rekannya yang sudah berada di atas sepeda motor langsung tancap gas meninggalkan lokasi karena panik.
Sementara dirinya bersama member lain berlari masuk ke dalam fasilitas kebugaran untuk menghindari serangan.
Akibat kejadian itu, satu sepeda motor milik Bahar mengalami kerusakan pada bagian lampu. Sementara bangunan fasilitas kebugaran tidak mengalami kerusakan berarti.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Talassalapang Aiptu Irwan mengatakan pihaknya menerima laporan dari Ketua RT setempat sekitar pukul 01.30 Wita terkait adanya penyerangan di Jl. Skarda N.
Personel kemudian mendatangi lokasi, namun para pelaku telah membubarkan diri.
“Semalam itu kurang lebih pukul 01.30 dini hari, RT setempat memberikan laporan kepada kami bahwa ada penyerangan di Jalan Skarda N. Sehingga kami melakukan patroli ke wilayah tersebut, namun kejadian itu tidak berlangsung lama. Dan setibanya kami di TKP sudah bubar, sudah bersih,” ujarnya.
Dari hasil pengecekan di lokasi, polisi memastikan tidak ada korban akibat kejadian tersebut. Hingga kini juga belum ada laporan polisi dari pihak yang merasa dirugikan.
“Dari hasil pengecekan kami di lapangan, untuk korban tidak ada. Kami sudah menyampaikan apabila ada yang merasa dirugikan atau merasa keberatan atas kejadian tersebut, kami persilakan ke Polsek Rappocini untuk membuat laporan kepolisian,” kata Aiptu Irwan.
Ia menambahkan identitas maupun kelompok pelaku masih belum diketahui dan kasus tersebut masih dalam penyelidikan.
“Belum kami ketahui. Untuk para pelaku masih sementara dilakukan penyelidikan,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Rappocini akan meningkatkan patroli di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan, di antaranya kawasan Skarda, Tala Salapang, dan Minasa Upa.
“Ke depan kami akan lebih memfokuskan atau meningkatkan patroli wilayah terutama untuk Skarda, Tala Salapang, Minasa Upa, dan lain sebagainya karena baru kali ini juga terjadi kejadian seperti ini,” pungkasnya. (an)






Komentar (0)