Update Kasus Kematian Dokter Internship, Kemenkes: Mayoritas Punya Sakit

tvonenews.com
23 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com- Kasus kematian dokter internship dr. Siti Zahra Maghfira disampaikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bukan karena faktor over time kerja.

Dalam konferensi pers Update Penanganan Kasus Dokter Internsip di Jakarta, Rabu (29/7), Kemenkes menjelaskan garis besar pada hasil investigasi bukan karena jam kerja yang berlebihan (overtime) yang bisa mengalami tekanan hingga mengakhiri hidup. 

Menurut dr. Yuli Farianti, M.Epid sebagai Direktur Jenderal SDM Kesehatan bahwa dalam kasus yang ada saat ini ada 6 dokter internship meninggal dunia, karena mayoritas memiliki sakit tertentu. 

Namun hanya ada satu kasus karena mngalami overtime kerja. Kasus kematian dr. Siti Zahra Maghfira disebutkan ada sakit yang memang tidak bisa diungkap ke publik. 

"penyebab dari keenam dokter itu semua karena sakit, karena ada sakit yang dideerita. Ada satu kasus terkait karena tata kelolal jam kerja atau overtime dalam penyelenggaraan internship program," kata dr Yuli, dalam Konferensi Gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Jakarta. 

Dalam kesempatan yang sama, pihak Tim Investigasi Kemenkes, juga menjelaskan kalau dari lingkungan kerja almarhum dr. Siti Zahra Maghfira juga baik dan suportif.

Sehubungan dengan ini juga dijelaskan, dalam investigasi banyak aspek diperiksa. Namun dalam kasus ini ada yang diuji investigasi mulai MCU (medical check up) sebelum ikut program internship dokter Indonesia (PIDI), jam kerja dan lainnya. 

"jadi memang lingkungan kerja yang suportif, dan suka mendapatkan konsumsi makan gratis. Kondisi Kesehatan kita dapatkan hasil saudara bahwa memiliki sakit, bukan karena overtime kerja," sambung tim investigasi Kemenkes.

Merangkum penjelasan dari tim investigasi, kalau almarhum yang ikut program internship yang meninggal dunia memang dalam keadaan sehat, waktu cek kesehatan ditahap awal pendaftaran.(klw)

 

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polisi Tangkap Lagi 2 Pelaku Gembos Ban Rp1,2 Miliar di Kalideres Jakbar
• 22 jam lalu
0
thumb
Kematian Sutrimo Dinilai Janggal, Eks Kabareskrim: Wajar Publik Curiga
• 20 jam lalu
0
thumb
Polisi Ungkap Pelaku Pencurian Uang Rp1,2 Miliar Modus Pecah Kaca di Jakbar Merupakan Residivis, Dua Masih Diburu
• 19 jam lalu
0
thumb
Teater Hal(Aman)? Kisah Suara Anak Jakarta yang Tak Terdengar
• 3 jam lalu
0
thumb
Ketika Media Harus Beralih Menjadi Perusahaan Pengetahuan, Trafik Tak Lagi Menjadi Hal Utama
• 54 menit lalu
0
Berhasil disimpan.