Merasa Seperti di Rumah, Diogo Ramalho Beberkan Target Bersama Persebaya Musim Ini

beritajatim.com
1 hari lalu
Cover Berita

Surabaya (beritajatim.com) — Pemain asing Persebaya Surabaya asal Portugal, Diogo Ramalho, menjadikan kebugaran fisik dan kekompakan tim sebagai fokus utama dalam menyongsong kompetisi musim ini. Baginya, masa pra-musim menjadi momentum penting untuk membangun chemistry antarpemain sekaligus beradaptasi dengan karakter sepak bola Indonesia.

“Bagi saya, yang paling penting saat ini adalah mencapai kondisi fisik yang bugar, membangun chemistry dengan rekan-rekan setim, serta saling memahami cara bermain di Indonesia,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Diogo menilai performa Persebaya terus menunjukkan perkembangan positif dari waktu ke waktu. Menurutnya, keikutsertaan dalam turnamen pra-musim seperti Piala Presiden menjadi sarana uji coba yang ideal untuk mematangkan persiapan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

Saat ditanya mengenai instruksi khusus dari pelatih Bernardo Tavares, Diogo mengungkapkan bahwa tim pelatih menaruh perhatian besar pada aspek kebugaran fisik agar setiap pemain mampu memberikan kontribusi maksimal di lapangan.

“Pelatih meminta saya untuk benar-benar berada dalam kondisi fisik yang prima supaya bisa membantu tim secara maksimal. Saya terus berusaha memenuhi hal tersebut, dan kepercayaan yang diberikan pelatih sangat berarti bagi saya,” tambahnya.

Tak hanya beradaptasi di atas lapangan, Diogo juga mengaku terkesan dengan sambutan hangat yang diterimanya di Surabaya. Keramahan masyarakat, termasuk dukungan suporter, membuat dirinya bersama sang istri merasa nyaman menjalani kehidupan di Kota Pahlawan.

“Supporter, kota ini, dan terutama orang-orangnya sangat luar biasa. Mereka begitu ramah kepada saya dan istri saya. Hal itu membuat saya merasa benar-benar serasa di rumah sendiri,” ungkapnya. (way/kun)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pagi Ini, Timnas Indonesia Bertolak ke Thailand untuk Tantang Timor Leste di Piala AFF 2026
• 5 jam lalu
0
thumb
MK Perintahkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Pendidikan Paling Lambat di APBN 2028
• 31 menit lalu
0
thumb
Respon Aduan Lontara Plus, PU Normalisasi Drainase Pengayoman
• 31 menit lalu
0
thumb
Amran: Ada Mafia Jual Beras Fortifikasi Rp 42 Ribu/Kg, Kerugian Capai Rp 71,9 T
• 2 jam lalu
0
thumb
Momen Pelajar SMAN 1 Plus Matauli Berbaur dengan Puluhan Militer dari 5 Negara
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.