REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Komite Pengamatan Bulan Sabit Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar mengumumkan bahwa Kamis, 19 Maret 2026, menjadi hari ke-30 dan terakhir bulan suci Ramadhan. Idul Fitri akan dimulai pada Jumat, 20 Maret 2026.
Dilansir di Qatar Tribune, Kamis (19/3/2026), Komite mengeluarkan pernyataan ini setelah pertemuan di markas kementerian pada Rabu malam, yang bertepatan dengan 29 Ramadhan 1447 Hijriyah.
Baca Juga
RESMI: Arab Saudi Umumkan 1 Syawal 1447 Hijriyah Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026
1 Syawal 1447 Hijriyah Jatuh Hari Jumat atau Sabtu? Ini Prediksi Observatorium Bosscha
Hilal di Aceh Hari Ini Masih di Bawah Kriteria MABIMS, Benarkah Lebaran Lusa?
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa hilal Syawal tidak terlihat pada malam itu, yang berarti hari pertama Idul Fitri di Negara Qatar jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Komite menyampaikan salam kepada Yang Mulia Emir Negara Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Yang Mulia Ayah Emir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, serta Yang Mulia Wakil Emir Sheikh Abdullah bin Hamad Al Thani, beserta pemerintah Qatar, rakyat Qatar, dan umat Islam di seluruh dunia atas datangnya Idul Fitri.
/* Make the youtube video responsive */ .iframe-container{position:relative;width:100%;padding-bottom:56.25%;height:0 ;margin : 14px 0px 15px 0px}.iframe-container iframe{position:absolute;top:0;left:0;width:100%;height:100%} .rec-desc {padding: 7px !important;}
Arab Saudi juga sudah mengumumkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat (20/3/2026). Mahkamah Agung Saudi mengumumkan Kamis sebagai hari terakhir Ramadhan dan Jumat sebagai hari pertama Idul Fitri, menurut Saudi Press Agency dilansir Al Arabiya.
Sama seperti Kerajaan Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain juga mengumumkan bahwa hari Jumat menjadi hari pertama perayaan Idul Fitri 2026. Pada tahun ini, Arab Saudi memulai Ramadhan pada 18 Februari.
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)