Kepala BGN Dorong Inovasi Menu MBG Kualitas Bintang 5 Lewat Chef Profesional

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Bogor, VIVA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mendorong lahirnya inovasi menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar mampu menghadirkan makanan berkualitas tinggi dengan harga yang tetap terjangkau.

Dia berharap kolaborasi antara ahli gizi dan koki profesional dapat menghasilkan menu khas MBG yang tidak hanya memenuhi standar gizi, tetapi juga memiliki kualitas setara hidangan kelas atas.

Baca Juga :
Soroti Program Makan Bergizi, Sahroni Minta Pengawasan Ketat
Dukungan Swasta Dinilai Turut Perkuat Implementasi Program MBG di Lapangan

"Saya berharap suatu hari keluar inovasi-inovasi makanan dari ahli gizi dan chef-chef profesional sehingga akan keluar khas Program Makan Bergizi yang kualitasnya sekelas bintang 5 tapi harganya harga Program MBG dengan bahan baku Rp10.000," kata Dadan dalam keterangannya, dikutip Kamis, 19 Maret 2026.

Ilustrasi Menu MBG
Photo :
  • Instagram

Dia menekankan bahwa inovasi produk menjadi semakin penting, terutama dalam pelaksanaan program selama bulan Ramadan. Pada periode tersebut, makanan yang disajikan tidak hanya harus bergizi dan segar, tetapi juga memiliki daya tahan lebih lama.

"Inovasi produk ini penting terutama terkait dengan program selama bulan Ramadan, di mana kita membutuhkan makanan yang berkualitas tinggi, fresh, tapi tahan lama. Nah ini tantangannya," ungkap Dadan.

Dadan juga menyoroti perkembangan pesat jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam satu tahun terakhir. Jika pada Ramadan tahun sebelumnya jumlah SPPG masih sekitar 1.000 unit, kini telah meningkat signifikan menjadi sekitar 25.000 unit di seluruh Indonesia.

Menurutnya, peningkatan skala ini turut membawa tantangan dalam menjaga konsistensi kualitas layanan. Meski terdapat sejumlah kecil SPPG yang menjadi sorotan publik, ia menilai hal tersebut masih dalam batas wajar jika dilihat dari keseluruhan jumlah yang beroperasi.

"Jadi kalau ada 62 yang membuat viral menjadi sesuatu yang luar biasa dari 25.000, jadi kalau dihitung secara persentasi sebetulnya kecil tetapi itulah yang kemudian dilihat oleh masyarakat," kata dia.

Pekerja menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Photo :
  • Antara

Dadan menegaskan bahwa evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan secara internal agar kualitas layanan MBG dapat merata di seluruh daerah. Dia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap petunjuk teknis dan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

"Kita patut terus melakukan perbaikan ke dalam supaya kualitas merata dan tidak ada satu pun SPPG yang menyimpang dari juknis dan SOP yang ditetapkan," pungkasnya.

Baca Juga :
MBG Disetop Selama Libur Lebaran, Bos BGN: Negara Hemat Rp 5 Triliun
BGN Setop 62 SPPG karena Sajikan Menu MBG Tak Sesuai Anggaran Selama Ramadhan
BGN Gandeng Kejaksaan Perkuat Pengawasan Internal

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
310 Nama Bayi Perempuan Menurut Islam dan Al-Quran yang Indah
• 1 jam lalutheasianparent.com
thumb
Motif Bunga Kuasai Tren Busana Lebaran Tahun Ini, Intip Yuk Beauty!
• 21 jam laluherstory.co.id
thumb
Kebakaran Hanguskan Lapak Semi Permanen di Kalideres, 18 Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Mudik Hemat: Perahu Nelayan Jadi Pilihan Warga Cilincing
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Polda Banten Gagalkan Penyelundupan 52 Kg Sabu di Pelabuhan Merak
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.