Laba BOAT Melesat 73% di 2025, Bisnis Charter Kapal Jadi Mesin Cuan

wartaekonomi.co.id
17 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kinerja impresif ditunjukkan PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) sepanjang tahun buku 2025. Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar USD2,04 juta, melonjak sekitar 73% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar USD1,17 juta.

Sejalan dengan lonjakan laba tersebut, margin laba bersih juga mengalami peningkatan menjadi sekitar 11,5%, dari sebelumnya 10,2%. Perbaikan ini mencerminkan semakin optimalnya efisiensi operasional serta pengelolaan biaya yang dilakukan perusahaan.

Dari sisi pendapatan, BOAT mencatatkan pertumbuhan yang tak kalah signifikan. Sepanjang 2025, pendapatan mencapai USD17,71 juta, meningkat sekitar 54% dari USD11,46 juta pada 2024. Kinerja ini terutama ditopang oleh meningkatnya aktivitas pada lini charter vessel, yang turut mendorong tingkat utilisasi armada sepanjang tahun.

“Pertumbuhan laba bersih pada 2025 terutama didorong oleh peningkatan aktivitas pada lini charter vessel. Hal ini merupakan hasil dari upaya tim pemasaran dalam memperoleh proyek-proyek baru sehingga utilisasi armada dapat meningkat,” kata Direktur Utama BOAT, Sujaya Soekarno Putra.

Tak hanya dari sisi operasional, perbaikan juga terlihat pada struktur keuangan perusahaan. Penurunan beban bunga, seiring berkurangnya kewajiban pinjaman bank, turut berkontribusi dalam meningkatkan profitabilitas.

Indikator seperti margin operasional dan margin EBITDA juga menunjukkan tren positif, sejalan dengan efisiensi biaya dan meningkatnya utilisasi armada.

Kinerja arus kas pun menguat signifikan. Arus kas bersih dari aktivitas operasi tercatat sebesar USD5,03 juta pada 2025, meningkat dari USD2,32 juta di tahun sebelumnya. Hal ini didorong oleh pengelolaan cash flow yang lebih optimal serta disiplin dalam pengelolaan modal kerja.

Baca Juga: Emiten Grup Pelindo (IPCM) Raih Laba Rp196,44 Miliar di 2025, Tumbuh 17,74%

Baca Juga: CBRE Resmi Jadi Pemilik Kapal Offshore Gunanusa Hai Long 106

“Kami melihat peluang yang masih cukup baik di sektor offshore. Namun demikian, Perseroan akan tetap menjalankan strategi ekspansi yang terukur dan disiplin, dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi makroekonomi global serta dinamika industri energi," tambah Sujaya.

Sementara itu, Direktur Keuangan Perseroan menilai penguatan arus kas dan efisiensi pembiayaan memberikan ruang yang lebih fleksibel untuk ekspansi.

“Dengan arus kas operasional yang semakin kuat serta struktur pembiayaan yang lebih efisien, Perseroan memiliki fleksibilitas yang lebih baik untuk melakukan investasi pada armada dan aset operasional. Namun ekspansi akan tetap dilakukan secara selektif dan prudent, khususnya dalam menghadapi dinamika suku bunga global serta volatilitas pasar energi,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Besok, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Idulfitri 1 Syawal 1447 H
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Jasamarga Berlakukan Buka Tutup Akses Masuk Tol Layang MBZ
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bank Mandiri Gelar Penguatan Layanan Livin’ by Mandiri Jelang Lebaran
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jadwal dan Link Live Streaming Sidang Isbat Lebaran 2026 Hari Ini 19 Maret
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Warga Salareh Aia gelar tradisi "Mahantam" di tengah pemulihan bencana
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.