Identitas Penyiram Air Keras Andrie Yunus Versi Polisi dan TNI Beda, Ini Respons Kompolnas

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Identitas eksekutor penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang dirilis Polda Metro Jaya dan Polisi Militer Mabes TNI berbeda.

Polda Metro Jaya mengungkapkan dua pelaku yang terekam CCTV berinisial BHC dan MAK. Sementara itu, Puspom TNI menyebut ada empat pelaku, yakni NDP berpangkat kapten, serta tiga lainnya berinisial Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.

Menanggapi perbedaan tersebut, Ketua Kompolnas Choirul Anam menilai polisi telah cukup objektif karena menunjukkan hasil penyidikan berupa rekaman CCTV.

Baca juga: Hewan Peliharaan Ikut Mudik Naik Kereta Api, Berapa Tarifnya?

“Artinya, kepolisian basisnya CCTV dan masyarakat bisa mengukur objektivitasnya, dan kami sebagai lembaga pengawas mengatakan bahwa objektivitas CCTV itulah yang paling penting,” kata Anam di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).

Dalam video yang ditampilkan, wajah pelaku tampak jelas. Polisi kemudian mengidentifikasi dua orang yang diduga sebagai eksekutor berdasarkan data kepolisian.

Anam menyebut pihaknya juga turut menganalisis rekaman video tersebut. Dia menekankan bahwa proses hukum akan berjalan sebagaimana mestinya terlepas status pelakunya.

“Siapa pun di balik peristiwa ini, ketika berhadapan dengan hukum, faktanya kuat, buktinya kuat, harus diproses secara maksimal,” ujar dia.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanudin menegaskan pihaknya akan berkolaborasi dengan TNI untuk menelusuri para tersangka.

“Kami dari Polda Metro Jaya nanti bersama-sama TNI juga akan mengolaborasikan temuan dari fakta penyidikan,” kata Iman dalam konferensi pers.

Sebelumnya diberitakan, empat anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI menjadi tersangka atas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Baca juga: Kuasa Hukum Andrie Yunus Kaget TNI Tiba-tiba Ungkap 4 Anggotanya Siram Air Keras

“Jadi sekarang para tersangka sudah kita amankan, sudah kita lakukan pemeriksaan di Puspom TNI,” ujar Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) Markas Besar (Mabes) TNI Mayor Jenderal (Mayjen) Yusri Nuryanto dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Sejauh ini, keempat pelaku itu sudah ditahan di Puspom TNI. Namun, selanjutnya akan dititipkan di Pomdam Jaya.

“Dan nanti untuk terkait tempat penahanannya, kita akan melakukan penahanan dititipkan di Pomdam Jaya, di sana ada tahanan Super Security Maximum, nanti akan kita titipkan di sana,” tegasnya.

Dalam hal ini, Yusri mengungkapkan empat inisial dan pangkat para pelaku ini.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES,” ungkap dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ngabuburit Lintas Generasi Yogyakarta: Indonesia Berdahulat. Jihad Konstitusi Terbuka
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Hasil Orleans Masters: Raymond/Joaquin & Leo/Bagas Melaju, Rian/Rahmat Gugur
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Mastercard dan CLIK Biro Kredit Indonesia Kolaborasi Perkuat Lembaga Keuangan
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
OJK Catat Rasio Klaim Asuransi Kredit Masih Tinggi di Awal 2026
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Komandan Pasukan Basij Iran Tewas Dalam Serangan Israel
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.