OJK Catat Rasio Klaim Asuransi Kredit Masih Tinggi di Awal 2026

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat rasio klaim pada lini asuransi kredit masih tinggi pada awal 2026, dipicu pertumbuhan klaim yang melampaui peningkatan premi di tengah proses pemulihan kualitas kredit perbankan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) Ogi Prastomiyono mengatakan hingga Januari 2026, rasio klaim belum menunjukkan perbaikan yang signifikan.

“Berdasarkan data Januari 2026, rasio klaim pada lini usaha asuransi kredit masih relatif tinggi, yang terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan klaim yang lebih besar dibandingkan premi,” ujarnya dalam lembar jawaban tertulis, Selasa (17/3/2026).

Kondisi tersebut mencerminkan tekanan risiko kredit yang masih dihadapi perusahaan asuransi, seiring masih berlangsungnya proses perbaikan kualitas kredit di sektor perbankan.

Di sisi lain, OJK mencatat adanya perbaikan pada indikator kredit, khususnya pada sektor properti. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) kredit properti tercatat menurun menjadi sekitar 3,08% pada Desember 2025.

“Perbaikan kualitas kredit perbankan, termasuk NPL kredit properti yang menurun menjadi sekitar 3,08% pada Desember 2025, berpotensi memberikan dampak positif terhadap kinerja asuransi kredit,” kata Ogi.

Baca Juga: Industri Asuransi Jiwa Bayar Klaim Rp146 Triliun, Ini Rinciannya

Baca Juga: Setelah Merugi, AAUI Ungkap Asuransi Umum Berbalik Untung Rp15,8 Triliun

Baca Juga: Mudik Lebaran Dongkrak Bisnis Asuransi Travel dan Kendaraan Zurich

Namun demikian, Ogi menegaskan bahwa dampak perbaikan kualitas kredit terhadap penurunan klaim asuransi tidak terjadi secara langsung, melainkan membutuhkan waktu.

“Apabila tren tersebut berlanjut, rasio klaim diperkirakan dapat membaik secara bertahap, meskipun biasanya terdapat jeda waktu dalam transmisi perbaikan kualitas kredit terhadap klaim asuransi,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Reality Club dan Phum Viphurit Siap Tampil Satu Panggung di Synchronize Fest 2026
• 23 jam lalupantau.com
thumb
H-4 Lebaran, Sebanyak 22 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Cipali
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
BI: Perbankan RI Kuat Hadapi Gejolak Global, Kredit Melambat
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Harga Batu Bara di Atas USD130, Pasar Soroti Kebijakan Indonesia dan Risiko Selat Hormuz
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Sadis! Pasutri di Cirebon Bunuh Tukang Pijat yang Sedang Hamil karena Uang Rp83 Ribu
• 9 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.