Pemerintah Pastikan Pasokan Energi Aman Jelang Lebaran 2026, dari BBM hingga Listrik Siap Siaga

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Idulfitri 2026, dengan berbagai langkah strategis mulai dari kesiapan BBM, LPG, listrik, hingga infrastruktur pengisian kendaraan listrik untuk mendukung kelancaran mudik masyarakat.

Dalam konferensi pers Update Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Kesiapan Infrastruktur, dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nyepi dan Idulfitri 2026, disampaikan bahwa pemantauan terpadu terhadap pasokan dan distribusi energi nasional berlangsung selama periode 12–31 Maret 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan energi serta menjaga kelancaran distribusi di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk sektor BBM, pemerintah melalui BPH Migas dan Pertamina telah menyiagakan 125 terminal BBM, 7.885 SPBU, serta 72 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di berbagai wilayah.

Sementara itu, distribusi LPG juga diperkuat dengan 40 terminal LPG, 757 SPBE, serta 6.662 agen LPG, di mana pangkalan LPG beroperasi selama 24 jam.

Di sisi kelistrikan, pasokan listrik nasional selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 diproyeksikan berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Beban puncak diperkirakan mencapai 47.198 Megawatt, sementara daya mampu pasok mencapai 51.608 Megawatt, sehingga tersedia cadangan daya sekitar 9,3%.

Tak hanya itu, pemerintah juga mengantisipasi lonjakan kendaraan listrik selama mudik dengan menambah infrastruktur pengisian daya.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga dan Wamen ESDM Tinjau Kesiapan Distribusi BBM dan LPG di Jawa Barat Jelang Mudik

PLN menyiapkan 1.681 SPKLU di 994 lokasi, meningkat 1,7 kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Selain energi, distribusi gas juga dipastikan berjalan optimal.

PGN menyalurkan gas kepada lebih dari 3.290 pelanggan komersial dan industri, 2.900 pelanggan kecil, serta 818 ribu rumah tangga melalui jaringan pipa sepanjang 33.400 km di 18 provinsi.

Dengan kesiapan menyeluruh ini, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani mudik dan merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan tanpa kekhawatiran terkait pasokan energi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sidang Isbat Digelar 19 Maret, Kapan Lebaran Idul Fitri 2026?
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Pakistan Bantah Serang Afghanistan
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tiket Mahal, Warga Bekasi Pilih Mudik Gratis demi Hemat Biaya Lebaran
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Royalti Musisi Dangdut Seret, Rhoma Irama Turun Tangan Sumbang Rp100 Juta
• 55 menit lalugrid.id
thumb
Aktivitas Ibadah di Masjid Jember Mulai Normal Pascaledakan, Warga Masih Was-Was
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.