Polisi : Jumlah Penyiram Air Keras Andrie Yunus Bisa Lebih dari 4 Orang

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menyebut pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus lebih dari empat orang.

"Dari hasil penyelidikan, tak menutup kemungkinan pelaku lebih dari empat orang,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin dalam konferensi pers, Rabu (18/3/2026).

Sejauh ini, polisi telah mengidentifikasi dua dari empat orang berdasarkan hasil analisis data kepolisian.

Baca juga: Terungkap, Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Diduga Disiapkan Sejak Sore

Kedua orang yang disebut sebagai eksekutor itu yakni inisial BHC dan MAK.

“Dan itu (identitas pelaku) merupakan hasil data yang kami analisis," kata Iman.

Hingga saat ini penyidik masih terus mengumpulkan dan menganalisis berbagai bukti, termasuk bukti ilmiah (scientific crime investigation) untuk mengungkap secara utuh peristiwa tersebut.

Polisi juga membuka partisipasi publik untuk membantu proses pengungkapan kasus. Masyarakat diminta melapor jika memiliki informasi terkait identitas pelaku.

“Kami sampaikan juga terkait layanan yang sudah kami buka, hotline 110 dan nomor 0812 8559 9191. Ini kami buka layanan kepada masyarakat untuk memberikan atau menyampaikan informasi,” kata Iman.

Menurut dia, informasi dari masyarakat diharapkan dapat memperkuat hasil penyelidikan yang saat ini masih terus berjalan.

Baca juga: Cara Pelaku Menghapus Jejak Usai Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Sebelumnya diberitakan, Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada Kamis (12/3/2026) malam sekitar pukul 23.37 WIB di kawasan Jalan Salemba I-Talang, Senen, Jakarta Pusat.

Saat itu, Andrie tengah mengendarai sepeda motor ketika dua pelaku yang berboncengan menghampirinya dari arah berlawanan.

Salah satu pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah korban.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Akibat kejadian tersebut, Andrie mengalami luka bakar pada bagian tangan, wajah, dada, hingga mata.

Hingga kini, polisi masih terus mendalami kasus tersebut dan belum melakukan upaya penangkapan terhadap para terduga pelaku.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Kaget Pasar Beringharjo dan Malioboro di Jogja Ramai Pengunjung, Tandanya Apa?
• 4 jam laludisway.id
thumb
Sejarawan korban bom atom Hiroshima wafat di usia 88 tahun
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Kolaborasi Global Melissa x Scholl Hadirkan Gaya Nyaman, Intip Yuk Beauty!
• 6 jam laluherstory.co.id
thumb
4 Prajurit Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras dari Satuan Denma BAIS TNI, Ini Pangkatnya
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Deretan Mobil Bekas Rp100 Jutaan yang Masih Keren Dipakai Mudik
• 17 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.