Puncak Arus Mudik di Bakauheni, Penumpang Pejalan Kaki Membeludak hingga Antre Berjam-jam

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Puncak arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terjadi pada Rabu (18/3/2026). Ribuan pemudik pejalan kaki memadati area pelabuhan hingga menyebabkan penumpukan penumpang.

Arus mudik di Bakauheni didominasi pemudik pejalan kaki yang datang dari berbagai daerah di Pulau Sumatra. Mereka harus berdesakan dan mengantre berjam-jam untuk bisa menyeberang.

Kepadatan sudah terlihat sejak pagi hari. Para pemudik tampak memenuhi ruang tunggu hingga area antrean kapal.

Sejumlah pemudik mengaku baru bisa berangkat karena telah memasuki masa libur kerja. Meski harus menunggu lama, mereka tetap bertahan demi bisa merayakan Lebaran bersama keluarga.

"Saya berangkat naik mobil pribadi karena punya teman ku, saya yang sopiri ke Pringsewu. Pulangnya saya sendiri pakai kapal. Kalau kemarin lancar tapi hari ini macet," ujar Ismatullah, pemudik pejalan kaki, Rabu (18/3/2026).

Pemudik lainnya, Bimo, mengaku baru mendapatkan waktu libur sehingga memilih berangkat saat ini.

"Mudik hari ini karena baru dapat libur. Saya mau pulang ke Pandeglang selama seminggu," katanya.

Antrean Tak Terhindarkan, Petugas Terus Lakukan PengaturanTak hanya di pelabuhan, kemacetan juga terjadi di sejumlah titik menuju Bakauheni. Salah satunya di kawasan Bandar Lampung, tepatnya di Gerbang Tol Kota Baru.

Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan pihak pelabuhan terus melakukan pengaturan arus penumpang. Namun tingginya volume pemudik membuat antrean sulit dihindari.

Berdasarkan data ASDP, jumlah pemudik pejalan kaki pada arus mudik Lebaran 2026 mencapai 52.707 orang. Angka ini meningkat sekitar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Hingga saat ini, arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni masih dipadati penumpang. Gelombang kedatangan pemudik diperkirakan terus berlangsung hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.

Kondisi ini menjadi salah satu indikator tingginya mobilitas masyarakat dalam arus mudik Lebaran 2026, khususnya di jalur penyeberangan Jawa–Sumatra.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tunjukkan Wajah Penyiram Air Keras Andrie Yunus dari CCTV, Pastikan Bukan Hasil AI
• 1 jam lalukompas.com
thumb
DPR Siap Tindaklanjuti Putusan MK, UU Pensiun Eks Pejabat Bisa Direvisi di Luar Prolegnas
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Kenapa Tiket Pesawat Bisa Lebih Mahal saat Mudik? Ini Penjelasan Kemenhub
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Investasi Rp1,275 Triliun Masuk ke IKN untuk Perkuat Ekosistem Hunian dan Perekonomian
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Beirut Membara: Israel Gempur Jantung Kota
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.