Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Menjelang puncak arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, turun langsung meninjau kondisi Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Hal ini dilakukan, untuk memastikan kesiapan fasilitas serta pelayanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke kampung halaman.
Dalam peninjauan itu, ia melihat aktivitas di terminal masih berjalan dengan baik. Sejumlah fasilitas utama seperti ruang tunggu, loket tiket, hingga area keberangkatan dan kedatangan dinilai sudah tersedia dan berfungsi sebagaimana mestinya.
“Secara umum operasional terminal berjalan cukup baik. Fasilitas utama seperti ruang tunggu, loket tiket, area keberangkatan dan kedatangan, serta papan informasi sudah tersedia dan berfungsi,” ujarnya di Terminal Kalideres.
Meski begitu, ia menemukan sejumlah catatan penting yang perlu segera ditindaklanjuti oleh pengelola. Salah satu yang disorot adalah aspek kebersihan, terutama pada fasilitas toilet dan beberapa area ruang tunggu yang masih kurang terjaga.
“Kami meminta pengelola terminal Kalideres ini bisa meningkatkan frekuensi pembersihan dan memastikan petugas kebersihan siaga selama 24 jam, mengingat jumlah penumpang akan meningkat signifikan,” tegas Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta tersebut.
Selain kebersihan, faktor kenyamanan juga menjadi perhatian. Ia menilai ruang tunggu di Terminal Kalideres masih belum didukung dengan sistem penyejuk udara yang memadai, sehingga dapat mengurangi kenyamanan penumpang, khususnya saat cuaca panas.
“Memang kondisi cuaca akhir-akhir ini cukup terik. Ini akan menjadi perhatian kami ke depannya terkait kebutuhan penyejuk udara,” ujarnya.
Ia juga menyoroti potensi kepadatan penumpang di beberapa titik layanan, seperti area boarding dan loket tiket. Untuk mengantisipasi hal tersebut, diperlukan pengaturan antrean yang lebih baik serta penambahan petugas agar arus penumpang tetap tertib.
Lebih jauh, ia menilai Terminal Kalideres sudah saatnya mendapatkan pembaruan fasilitas. Rencana renovasi pun disebut menjadi salah satu opsi untuk meningkatkan kualitas layanan, meskipun masih menunggu pembahasan lebih lanjut di DPRD DKI Jakarta.
“Terminal ini memang umurnya sudah cukup tua dan memang sudah selayaknya direnovasi agar menjadi lebih baik. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan. Terminal Kalideres memiliki peran strategis sebagai salah satu simpul transportasi utama di Jakarta Barat, sehingga perlu ditingkatkan menjadi lebih representatif, modern, dan nyaman bagi masyarakat,” tuturnya.
Dari sisi pengamanan, ia mengapresiasi kehadiran petugas gabungan yang berjaga di kawasan terminal. Namun demikian, pengawasan tetap perlu diperketat untuk mencegah praktik percaloan tiket maupun tindak kriminal lainnya.
“Kami juga meminta agar seluruh armada bus dipastikan dalam kondisi laik jalan melalui pemeriksaan rutin demi keselamatan penumpang,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyempatkan diri berbincang dengan para pemudik. Sejumlah aspirasi disampaikan, mulai dari kepastian jadwal keberangkatan hingga kebutuhan peningkatan fasilitas informasi yang lebih mudah diakses.
Menutup kunjungannya, ia menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi arus mudik yang menjadi momen krusial setiap tahunnya. Ia meminta adanya koordinasi yang lebih solid antara instansi terkait agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
“Koordinasi lintas sektor harus diperkuat agar arus mudik bisa berjalan lancar dan masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pemudik untuk tetap menjaga ketertiban serta memperhatikan kondisi kesehatan sebelum berangkat. Komitmen untuk meningkatkan pelayanan publik, khususnya di sektor transportasi, akan terus ia dorong ke depan.
“Terminal Kalideres harus menjadi simpul transportasi yang modern, nyaman, dan berpihak pada masyarakat,” tutupnya.
Editor: Redaksi TVRINews




