Jepang mencatatkan surplus perdagangan sebesar 57,3 miliar yen atau sekitar Rp6 triliun pada Februari 2026.
IDXChannel - Jepang mencatatkan surplus perdagangan sebesar 57,3 miliar yen atau sekitar Rp6 triliun pada Februari 2026.
Dilansir dari Xinhua pada Rabu (18/3/2026), hal ini mengakhiri tren defisit perdagangan yang telah berlangsung sejak akhir 2025.
Menurut data terbaru dari Kementerian Keuangan Jepang, surplus perdagangan ini didorong oleh peningkatan ekspor chip ke negara-negara Asia lainnya.
Secara keseluruhan, ekspor naik 4,2 persen year-on-year bulan lalu menjadi 9,57 triliun yen, kenaikan yang keenam secara berturut-turut.
Sementara itu, impor melonjak 10,2 persen year-on-year menjadi 9,51 triliun yen, didorong oleh permintaan domestik untuk chip dan komponen elektronik lainnya.
Angka-angka tersebut mencerminkan kondisi perdagangan sebelum peluncuran serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari. (Wahyu Dwi Anggoro)





