Indonesia Uji Model Data Karbon Global, Pemerintah Targetkan Pasar Karbon Transparan dan Berintegritas Tinggi

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan menandatangani nota kesepahaman dengan Climate Data Steering Committee (CDSC) untuk menguji Common Carbon Credit Data Model dalam sistem nasional guna memperkuat transparansi pasar karbon.

Kerja sama ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang menguji model data karbon global tersebut dalam sistem domestik.

Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Nani Hendiarti menegaskan, "Indonesia berkomitmen membangun pasar karbon berintegritas tinggi yang mendukung target iklim nasional."

Ia juga menambahkan, "Dengan menguji coba model data global ini, kita memastikan kepemimpinan Indonesia dalam aksi iklim, melindungi sumber daya alam, sekaligus membuka peluang pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat."

Integrasi Sistem dan Standarisasi Data

Model Common Carbon Credit Data akan diintegrasikan ke dalam Sistem Registri Unit Karbon sesuai Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon.

Integrasi ini bertujuan menyelaraskan pasar karbon domestik dengan praktik terbaik internasional sekaligus meningkatkan kepercayaan investor.

Model tersebut dirancang untuk mengatasi kurangnya standardisasi data yang selama ini menghambat transparansi dan akuntabilitas pasar karbon.

Kerangka data seragam dalam model ini juga mencegah penghitungan ganda atau double counting serta memudahkan proses uji tuntas bagi pelaku pasar.

Dukungan Global dan Komitmen Iklim

Ketua CDSC Mary Schapiro menilai langkah Indonesia sebagai tonggak penting dalam penyediaan data iklim berkualitas tinggi sebagai barang publik global.

Ia menyebut implementasi model ini menunjukkan standar global dapat diterapkan secara efektif dalam konteks nasional.

Uji coba ini merupakan tindak lanjut dari komitmen yang disepakati dalam COP30 di Sao Paulo, Brasil, untuk memperkuat integritas pasar karbon global.

Lebih dari 35 yurisdiksi dan pelaku sektor swasta telah menyatakan minat mengadopsi pendekatan serupa.

Pemerintah optimistis kemitraan ini akan menghasilkan pasar karbon yang lebih efisien, transparan, dan menjadi pilar utama dalam pencapaian target penurunan emisi nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
China Menjadi Negara Pertama yang Menyetujui Penanaman Cip di Otak Manusia
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Tol Jakarta–Cikampek Masih Diberlakukan Contraflow dan One Way
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Korlantas Polri Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas dan One Way Nasional untuk Kelancaran Mudik Lebaran 2026
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Contra Flow di Tol KM 55-70 Diberlakukan Malam Ini, One Way Nasional Rabu Siang
• 11 jam laludetik.com
thumb
Posko Pengaduan THR Sumsel 2026 Terima 20 Laporan Jelang Lebaran
• 9 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.