Jangan lupa pakai masker, kualitas udara Jakarta tak sehat Rabu ini

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kualitas udara Kota Jakarta tercatat tidak sehat sehingga masyarakat disarankan mengenakan masker saat berada di luar rumah, demikian menurut laman IQAir pada Rabu pagi dengan pembaruan pada pukul 05.00 WIB.

IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 151 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 56 mikrogram per meter kubik atau 21 lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga. Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.

Rekomendasi kesehatan terkait kualitas udara saat ini selain mengenakan masker, juga menghindari beraktivitas di luar ruangan, menutup jendela demi menghindari udara luar yang kotor dan menyalakan penyaring udara.

Adapun kualitas udara Jakarta tercatat berada pada urutan kelima terburuk di Indonesia, setelah Tangerang Selatan (Banten) dengan poin 189, Serpong (184), Bandung (170) dan Bekasi (156).

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU) yang sedang dievaluasi dari berbagai aspek mulai dari tren PM2.5, beban emisi per sektor hingga dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.

Menurut Pemprov DKI, pengendalian pencemaran udara tidak bisa dilakukan oleh satu wilayah secara parsial sehingga diperlukan aksi bersama yang terintegrasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) serta kolaborasi lintas wilayah di sekitar Jakarta.

Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin mengatakan, dengan penguatan Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU), evaluasi berbasis data dan kolaborasi lintas daerah, upaya pengendalian pencemaran udara akan lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat serta kualitas lingkungan Jakarta.

Baca juga: 23 ribu kendaraan di Jakarta sudah diuji emisi pada awal tahun 2026

Baca juga: DKI latih Pemda Bodetabek kelola data kualitas udara


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sering Haus di Malam Hari: Apakah Tubuh Sedang Memberi Sinyal?
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Banyak Mendengarkan daripada Berbicara
• 16 jam lalubeautynesia.id
thumb
5 Berita Terpopuler: PPPK dan P3K PW Senasib, Ribuan Guru Tidak Bisa Mencairkan TPG, Bahkan Tak Ada THR
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Respons Konflik Timur Tengah, Bahlil Singgung Penerapan WFH untuk Hemat BBM
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Opor Ayam Masih Juara: Ini Makanan hingga Barang yang Paling Dicari saat Lebaran
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.