Idulfitri 2026, PLN Optimistis Beban Puncak di NTB Aman

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MATARAM — PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan kesiapan pasokan listrik menghadapi peningkatan konsumsi selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Ketersediaan daya dinilai memadai dengan cadangan yang cukup untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah tersebut.

PLN memproyeksikan beban puncak tertinggi di wilayah ini mencapai 363 MW dari daya mampu pasok sebesar 407 MW.

General Manager PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti menjelaskan, pada sistem kelistrikan Lombok tersedia cadangan daya sebesar 44 MW. Sementara itu, pada sistem Tambora, daya mampu pasok tercatat sebesar 183 MW dengan perkiraan beban puncak 144 MW dan cadangan daya mencapai 39 MW.

"Sesuai dengan laporan bahwa kondisi sistem kelistrikan di wilayah NTB berada dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang memadai untuk menghadapi potensi peningkatan konsumsi listrik selama periode Ramadan dan Idulfitri," jelas Sri Heny, Selasa (17/2/2026).

Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN NTB mengerahkan total 1.989 personel yang terdiri dari 877 pegawai PLN dan 1.112 tenaga alih daya (TAD) serta mitra kerja. Selain itu, disiapkan 132 unit peralatan pendukung dan 326 kendaraan operasional guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan.

PLN juga menyiapkan sejumlah posko siaga di berbagai unit kerja, meliputi 8 posko siaga pembangkit, 5 posko siaga transmisi, 1 posko siaga pengatur beban, serta 21 posko siaga distribusi. Dukungan tambahan diberikan melalui 1 posko siaga Icon+ dan 1 posko siaga PLN Nusa Daya untuk memastikan infrastruktur jaringan telekomunikasi dan layanan teknis tetap optimal.

Baca Juga

  • Telkom (TLKM) Mau Caplok Aset Fiber BUMN Lain, PLN Icon Plus Masuk Radar
  • H-4 Lebaran 2026, Sebanyak 47.225 Penumpang Padati Stasiun di Daop 8 Surabaya
  • Jelajah Lebaran 2026: BNI Berangkatkan Ribuan Pemudik Lewat Mudik Gratis BUMN

Dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama musim mudik, PLN menyiapkan 8 posko kesiapan siaga kelistrikan di lokasi strategis, yakni di 5 pelabuhan dan 3 bandara. Posko ini difokuskan untuk menjaga keandalan pasokan listrik di titik transportasi utama.

Selain itu, PLN NTB memprioritaskan pengamanan pasokan listrik di 61 lokasi penting yang mencakup 23 masjid dan lokasi pelaksanaan shalat Idulfitri, 21 kantor pemerintahan, 10 rumah sakit, serta 7 hotel.

PLN juga mendukung ekosistem kendaraan listrik dengan menyediakan 46 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 38 lokasi di wilayah NTB. Fasilitas ini disiapkan untuk menunjang kenyamanan pengguna kendaraan listrik selama periode mudik Lebaran.

Sri Heny menegaskan, langkah-langkah tersebut merupakan bentuk komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

“Melalui kesiapan personel, peralatan, serta posko siaga yang tersebar di berbagai titik, kami memastikan sistem kelistrikan tetap andal sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Baru Sebulan, Jalan Rp18 Miliar di Nagekeo Rusak Parah dan Berlumpur
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Karaoke Bukan Cuma Hiburan, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Mental
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Tren Pin “Jangan Cium Bayi” Muncul Jelang Lebaran
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
BI: Perbankan RI Kuat Hadapi Gejolak Global, Kredit Melambat
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Istana Sebut Pengiriman Pasukan Perdamaian BoP ke Gaza Ditunda
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.