Transformasi ke Sektor Logistik dan Tambang, PGJO Lepas Anak Usaha Pariwisata

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

PGJO mengumumkan rencana divestasi entitas anaknya di bidang pariwisata, PT Pigijo Travelindo Sakti (PTS).

Transformasi ke Sektor Logistik dan Tambang, PGJO Lepas Anak Usaha Pariwisata (Foto: dok PGJO)

IDXChannel - PT Bahtera Bumi Raya Tbk (PGJO) mengumumkan rencana divestasi entitas anaknya di bidang pariwisata seiring dengan transformasi bisnis perseroan ke sektor logistik dan tambang.

Dalam keterbukaan informasi, Selasa (17/3/2026) PGJO akan melepas seluruh saham PT Pigijo Travelindo Sakti (PTS) tersebut kepada Steffen dan Hevy Yafanny, masing-masing sebanyak 10.000 saham biasa. 

Baca Juga:
Pengendali Baru PGJO Siap Tender Offer Wajib, Patok Harga Rp122 per Saham

Saat ini PGJO menguasai 99,995 persen saham PTS serta Adi Putera Widjaja dengan porsi 0,005 persen.

Manajemen menegaskan, rencana divestasi ini tidak akan memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Baca Juga:
PGJO Ganti Nama Jadi Bahtera Bumi Raya, Yang Wenhao Jadi Direktur Utama

Sebagai informasi, PTS didirikan pada 21 Februari 2022 untuk mendukung pengembangan bisnis PGJO di sektor pariwisata. 

Selama ini, PGJO dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, khususnya penyedia layanan digital travel marketplace melalui aplikasi Pigijo.

Baca Juga:
PGJO Bentuk Dua Anak Usaha Dagang Batu Bara dan Nikel

Namun seiring masuknya pengendali baru, perseroan mulai mengarahkan strategi bisnis ke sektor yang berbeda. PGJO berencana bertransformasi menjadi perusahaan induk (holding company) dengan fokus investasi di sektor logistik dan pertambangan.

Langkah transformasi tersebut telah ditandai dengan pembentukan sejumlah entitas anak baru. Pada Oktober 2025, perseroan mendirikan PT Samudera Sejahtera Shipping dan PT Mega Mitra Marine yang bergerak di sektor logistik dan pelayaran. 

Baca Juga:
Anak Usaha Butuh Modal Ekspansi, PGJO Gelontorkan Rp5,1 Miliar

Selanjutnya, pada 8 Desember 2025, PGJO juga membentuk PT Niaga Batu Raya dan PT Niaga Nikel Raya untuk memperkuat ekspansi di sektor pertambangan.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolri Tinjau Tesso Nilo, Siapkan Pemulihan 81 Ribu Hektare Habitat Gajah Sumatera
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Jelang Lebaran 2026, Pengguna KRL dan Arus Kendaraan di Bekasi Melonjak
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Puncak Lalu Lintas Tol Manado-Bitung Diprediksi pada 17 dan 24 Maret 2026
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mensesneg Pimpin Rakor Pengawalan Program Prioritas Presiden di Kemhan
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Terpopuler News: Pemprov Jabar Tanggapi Polemik Pencabutan Izin SMK IDN Bogor, hingga Dedi Mulyadi Larang Angkot Bogor Beroperasi
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.