FAJAR, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin mencatatkan momentum penting dalam pengelolaan sumber daya manusia dengan melaksanakan pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Nonpegawai Negeri Sipil Tetap (NPT), pelantikan serta pengambilan sumpah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada ratusan tenaga kependidikan.
Kegiatan yang berlangsung di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Tamalanrea, Selasa (17/03), tersebut dihadiri langsung Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa.
Dalam kesempatan itu, Unhas menyerahkan SK kepada 397 tenaga kependidikan Nonpegawai Negeri Sipil Tidak Tetap (NPTT) serta 337 Calon Nonpegawai Negeri Sipil Tetap (CNPT). Jumlah ini menjadi salah satu pengangkatan terbesar dalam pengelolaan kepegawaian di lingkungan kampus.
Rektor Unhas menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pengembangan universitas.
“Penguatan SDM adalah langkah strategis untuk memastikan tata kelola institusi berjalan profesional, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Prof Jamaluddin Jompa.
Menurutnya, penyerahan SK tidak sekadar proses administratif, tetapi juga bentuk pengakuan atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi para pegawai dalam mendukung aktivitas akademik maupun administrasi.
“Status kepegawaian yang lebih jelas diharapkan mendorong peningkatan profesionalisme, integritas, serta komitmen dalam memberikan layanan terbaik bagi civitas akademika,” jelasnya.
Ia juga menekankan, peran tenaga kependidikan sangat vital dalam memastikan operasional universitas berjalan optimal. Kampus besar, kata dia, tidak hanya ditopang oleh dosen unggul, tetapi juga oleh tenaga kependidikan yang bekerja dengan dedikasi tinggi.
“Peran saudara-saudara bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian inti yang membuat universitas ini berjalan tertib, profesional, dan dapat diandalkan,” tambahnya.
Pengangkatan pegawai dalam jumlah besar ini merupakan bagian dari strategi institusi untuk memastikan ketersediaan SDM sesuai kebutuhan unit kerja. Dengan struktur kepegawaian yang semakin kuat, Unhas diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan akademik dan administrasi.
Selain itu, kebijakan ini juga memberikan kepastian hukum terhadap status kepegawaian, sekaligus membuka ruang peningkatan kesejahteraan pegawai. Unhas, lanjutnya, harus tumbuh tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan SDM.
Adapun rincian peserta dalam kegiatan tersebut meliputi:
PNS yang disumpah sebanyak 13 orang dari total 345 CPNS Tahun Anggaran 2023
NPT sebanyak 167 orang, terdiri atas 163 dosen dan 4 tenaga kependidikan
PPPK yang dilantik dan disumpah sebanyak 5 orang dari total 149 PPPK tenaga kesehatan Tahun Anggaran 2023
CNPT sebanyak 337 orang
NPTT tenaga kependidikan sebanyak 393 orang
Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan komitmen Unhas dalam memperkuat struktur kepegawaian guna mendukung pengembangan institusi yang profesional dan berkelanjutan. (*)




