Pakistan tepis klaim Afghanistan soal serangan ke pusat rehabilitasi

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
New Delhi (ANTARA) - Kementerian Informasi dan Penyiaran Pakistan membantah klaim otoritas Afghanistan tentang serangan terhadap pusat rehabilitasi narkoba di negara itu.

"Serangan Pakistan dilakukan dengan tepat dan direncanakan dengan cermat untuk meminimalkan kerusakan tambahan," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

"Distorsi fakta ini, yang disajikan sebagai serangan terhadap pusat rehabilitasi narkoba, bertujuan untuk memicu ketegangan dan menyembunyikan dukungan ilegal terhadap terorisme lintas batas," imbuh mereka.

Serangan presisi tersebut, kata mereka, dilakukan terhadap sasaran militer dan infrastruktur pendukung teroris, termasuk gudang berisi peralatan teknis dan amunisi milik Taliban Afghanistan dan Fitna al-Khawarij di Kabul dan Nangarhar, yang telah digunakan untuk melawan penduduk sipil Pakistan, imbuh pihak berwenang.

"Ledakan amunisi yang disimpan dan digunakan oleh para pelaku teroris utama juga sepenuhnya membantah klaim palsu ini," imbuh pernyataan itu.

Pada Senin malam, TOLOnews plus melaporkan bahwa ledakan dan tembakan terdengar di berbagai bagian Kabul.

Juru bicara pemimpin tertinggi Afghanistan, Zabihullah Mujahid, mengatakan bahwa Pakistan telah menyerang pusat rehabilitasi di ibu kota, sehingga mengakibatkan kematian dan luka-luka. Dia berjanji bahwa tindakan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.

Sementara itu, wakil juru bicara pemimpin tertinggi Afghanistan, Hamdullah Fitrat, mengatakan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Pakistan terhadap Afghanistan telah mencapai 400 orang, dengan 250 lainnya luka-luka.

Sumber: Sputnik-OANA

Baca juga: Pakistan serang Provinsi Nangarhar, Afghanistan

Baca juga: Sedikitnya 400 orang tewas akibat serangan udara Pakistan di Kabul


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Transformasi ke Sektor Logistik dan Tambang, PGJO Lepas Anak Usaha Pariwisata
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Militer AS Konfirmasi 200 Personel Terluka
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Update Korban Tewas Akibat Serangan Israel di Lebanon Jadi 886 Orang
• 21 jam laludetik.com
thumb
Hashim Beberkan Ucapan Presiden Prabowo soal Tanah Milik BUMN: Tidak Boleh Dijual!  
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Ibunya Ditekan di Dalam Negeri, Kapten Timnas Sepak Bola Wanita Iran yang Sempat Dilabeli Pengkhianat Tarik Permohonan Suaka
• 10 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.