KPK Dalami Motif Bupati Cilacap Berikan THR ke Forkompinda, Termasuk Aparat Hukum

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, mengumpulkan dana dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk dibagikan sebagai tunjangan hari raya (THR) kepada forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), termasuk aparat penegak hukum.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik saat ini masih fokus memperkuat konstruksi perkara setelah penetapan tersangka.

Advertisement

BACA JUGA: KPK Respons Bantahan Gus Alex Terima Aliran Dana Korupsi Kuota Haji: Nanti Terungkap di Persidangan

"Penyidik kemudian melakukan maraton kegiatan penggeledahan untuk menemukan bukti-bukti tambahan guna memperkuat penyidikan perkara ini,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Selain itu, KPK juga mendalami motif dan tujuan pengumpulan dana tersebut, termasuk rencana penggunaannya.

"Ini akan didalami motifnya, tujuannya, rencana pemberian uang itu untuk apa,” ujarnya.

Budi menilai modus pemberian THR berpotensi disalahgunakan, salah satunya untuk membangun konflik kepentingan agar persoalan di lingkungan pemerintah daerah tidak diungkap.

"Jangan sampai juga modus pemberian THR ini untuk menutup, misalnya kalau ada permasalahan di lingkungan pemda supaya tidak diungkap aparat penegak hukum setempat,” katanya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hashim Beberkan Ucapan Presiden Prabowo soal Tanah Milik BUMN: Tidak Boleh Dijual!  
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Bonus Asean Para Games ke-13 Thailand Cair, Menpora: Ini Komitmen Pemerintah Menghargai Perjuangan Atlet
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Antisipasi Dampak Konflik Global, Menko Airlangga Dorong Penguatan Pariwisata sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Pasokan Listrik Nasional Dipastikan Aman Jelang Lebaran 2026, Wamen ESDM Tinjau Kesiapan PLTA Saguling
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Puncak Lalu Lintas Tol Manado-Bitung Diprediksi pada 17 dan 24 Maret 2026
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.