Pasokan Listrik Nasional Dipastikan Aman Jelang Lebaran 2026, Wamen ESDM Tinjau Kesiapan PLTA Saguling

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) RI Yuliot Tanjung memastikan pasokan listrik di seluruh wilayah Indonesia dalam kondisi aman menjelang perayaan Lebaran 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Yuliot saat melakukan kunjungan dan pengecekan langsung ke Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Senin 16 Maret 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Yuliot meninjau kesiapan operasional pembangkit guna memastikan sistem ketenagalistrikan siap menghadapi peningkatan kebutuhan listrik selama Ramadhan dan Idul Fitri.

"Jadi untuk pasokan ketenagalistrikan, kita melihat bagaimana PLTA Saguling, persiapan secara keseluruhan. Jadi pasokan untuk Lebaran ini aman", ungkap Yuliot.

Ia menjelaskan bahwa kondisi kelistrikan nasional saat ini memiliki daya mampu pasok (DMP) sebesar 51.967 Megawatt (MW).

Sementara itu, beban puncak listrik nasional diproyeksikan mencapai 35.017 MW.

Dengan kondisi tersebut, Indonesia memiliki cadangan listrik sekitar 16.950 MW atau setara 48,40 persen dari kebutuhan beban puncak.

Cadangan listrik tersebut dinilai cukup untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.

Peran Strategis PLTA Saguling dalam Sistem Jawa-Bali

PLTA Saguling yang dikelola oleh PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Saguling memiliki kapasitas terpasang empat unit pembangkit dengan masing-masing daya sebesar 175 MW.

Pembangkit listrik tenaga air tersebut memiliki peran penting dalam menjaga sistem kelistrikan Jawa-Bali.

Selain memasok listrik, PLTA Saguling juga membantu pengaturan frekuensi sistem melalui load frequency control (LFC).

Fungsi pengaturan frekuensi tersebut bertujuan menjaga kestabilan sistem kelistrikan agar tetap seimbang antara pasokan dan kebutuhan listrik.

Yuliot menjelaskan kesiapan operasional PLTA Saguling telah dilakukan sejak jauh hari melalui perawatan dan pemeliharaan rutin.

Perawatan tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.

Dengan langkah tersebut diharapkan operasional pembangkit dapat berjalan stabil dan lancar selama masa libur Lebaran.

PLN Siagakan Puluhan Ribu Personel dan Ribuan Posko

Yuliot menyampaikan pemerintah juga mengaktifkan Posko Nasional Sektor ESDM serta posko di setiap unit energi untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama periode Lebaran.

"Harapannya dengan adanya Posko Nasional Sektor ESDM dan juga posko yang dilaksanakan di masing-masing unit, kesiapan energi bisa terkoneksi dan antisipatif terhadap gangguan", ujarnya.

Ia menambahkan keberadaan posko di tingkat nasional maupun unit-unit PLN akan memperkuat koordinasi pemantauan sistem energi nasional.

Melalui sistem koordinasi tersebut, setiap potensi gangguan pada jaringan listrik maupun pembangkit dapat segera terdeteksi dan ditangani dengan cepat.

Pada kesempatan yang sama, PT PLN juga menyampaikan kesiapan personel dan peralatan untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Lebaran.

PLN menyiagakan sebanyak 72.056 personel yang akan bertugas di berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu disiapkan pula 3.790 posko siaga yang berfungsi memantau kondisi kelistrikan di berbagai daerah.

PLN juga menyediakan 437 posko mudik untuk membantu pelayanan listrik di jalur-jalur perjalanan masyarakat selama arus mudik.

Berbagai peralatan pendukung turut disiapkan untuk menghadapi kemungkinan gangguan kelistrikan.

Peralatan tersebut meliputi genset, gardu bergerak, UPS, kendaraan operasional, serta Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Dengan kesiapan personel, peralatan, serta sistem koordinasi tersebut, pemerintah memastikan pasokan listrik nasional tetap aman selama masyarakat melakukan perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Yuliot menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan listrik karena kondisi energi nasional berada dalam keadaan aman dan stabil.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Musim Kemarau Diprediksi Datang Lebih Awal, 35 OMC Disiapkan Aantisipasi Karhutla
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Jelang Lebaran, 93 Ribu Penumpang Berangkat via Bandara Soetta Hari Ini
• 4 jam laludetik.com
thumb
Robot Gundam hadir di pos terpadu pantauan mudik Kota Banjar
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Amazfit Active 3 Premium, Smartwatch Lari GPS Presisi dan Layar AMOLED
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Amy Madigan Raih Oscar Pertama Setelah 40 Tahun, Rekor Jeda Nominasi Terlama
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.