Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya memastikan kenyamanan Kereta Api (KA) Ekonomi Kerakyatan yang baru diluncurkan 1 Maret 2026.
Dia memastikan fasilitas di kereta kerakyatan meningkat, meski harganya menurun drastis.
Advertisement
"Tadi saya cek langsung ke pemudiknya, harganya turun cukup jauh, jadii antara Rp135.000 sampai Rp175.000. Dan fasilitasnya meningkat. jadi Harganya menurun, fasilitasnya meningkat," kata Teddy usai meninjau arus mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).
Dia yang mengecek dan menyapa para penumpang itu, merasakan kenyaman. Mulai dari toilet di kereta yang disebutnya bagus dan pendingin ruangan juga berfungsi dengan baik.
"Tadi kalau Anda lihat, AC-nya nyala, toiletnya bagus, kemudian tempat duduknya tidak hadap-hadapan. Ya nyamanlah, 6 jam ke Jogja," jelas Teddy.
Dia mengungkapkan rencana untuk mengembangkan KA Ekonomi Kerakyatan sehingga tak hanya menjangkau Pulau Jawa saja, namun juga provinsi lainnya.
Namun, kata Teddy, pengembangan tersebut membutuhkan waktu dan tak bisa selesai dalam waktu cepat.
"Ini mau kita kembangkan lagi, perlu waktu. Yang mengerjakan dari KAI sendiri, waktunya relatif cepat. Ini mau ditingkatkan sehingga seluruh perkeretaapian di Indonesia, tidak hanya di Jawa, di pulau-pulau lain juga akan meningkat kualitas, kenyamanan, dan kebersihannya. Itu pesan dari Pak Presiden," jelas dia.
Selain fasilitas yang meningkat dan harganya yang murah, dia mengatakan KA Ekonomi Kerakyatan juga berangkat tepat waktu. Hal ini diapresiasi oleh para pemudik.
"Tadi juga berangkat on time (tepat waktu) pukul 15.25 tadi saya sapa sapa sedikit, bener ngga nih Pak Dirut kalau keretanya nyaman, harganya murah, toiletnya bagus. Dan alhamdulillah tadi pemudik mengapresiasi," tutur Teddy.




