Grid.ID - Pendakwah Ustaz Solmed mengambil langkah tegas terkait tudingan yang menyeret namanya. Ia mengaku geram karena merasa difitnah oleh sejumlah akun di media sosial.
Beberapa waktu lalu, nama Ustaz Solmed dikaitkan dengan dugaan kasus pelecehan berinisial SAM. Hal tersebut membuatnya merasa dirugikan karena tudingan itu tidak benar.
Sebagai bentuk respon, Ustaz Solmed pun menggelar sayembara. Ia menantang siapa saja yang bisa menemukan orang di balik akun-akun yang menyebarkan fitnah tersebut.
“Sampai saya melapor ke Polri atau ke Polda Metro. Kalau saya sudah lapor berarti sudah tutup sayembaranya,” ujarnya dikutip dari Intens pada Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa sayembara tersebut memiliki batas waktu tertentu. Jika tidak ada yang datang, maka ia akan menempuh jalur hukum.
“Kan daripada saya lapor polisi, urusan panjang, mending ayo datang ke rumah, saya kasih duit. Ini belum ada yang datang, ya udah kalau enggak datang ya saya ke polisi aja,” katanya.
Ustaz Solmed bahkan menyiapkan imbalan bagi siapa saja yang berhasil membawa pelaku fitnah tersebut. Ia ingin persoalan ini diselesaikan secara terbuka.
“Ketika saya sudah tawarkan ‘siapa yang bisa membawa orang ini’ kan enak tuh datang ke rumah gua, gua kasih 50 juta,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut juga bertujuan untuk mengajarkan tanggung jawab kepada pelaku. Menurutnya, setiap orang harus berani mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Saya pengen ngajarin anda gentle. Kalau anda sudah membuat pernyataan, anda sudah membuat fitnah, anda harus bertanggung jawab. Bahkan anda bertanggung jawab pun saya kasih 50 juta, asal datang ke rumah saya,“ ungkapnya.
Namun, jika pelaku tidak menunjukkan itikad baik, ia memastikan akan membawa masalah ini ke ranah hukum. Ia menilai hal tersebut sebagai langkah terakhir yang harus diambil.
“Tapi kalau enggak berani, berarti anda mau selesai dihukum. Yaudah kita selesaikan di hukum aja, nanti saya akan berangkat kalau enggak Polda ke Mabes,“ tutupnya.(*)
Artikel Asli




