Capung (36), begitulah panggilannya, tak mampu menahan rasa gembira bisa mudik Lebaran ke kampung halamannya di Lampung. Apalagi tahun ini ada yang berbeda, pertama kali bagi dirinya melaksanakan mudik bersama istri tercinta usai menikah bulan Februari 2026 lalu.
Melalui tulisan "Berkat Doa Ibu Mudik Tahun Ini Bawa Menantu" yang terpasang di tas ransel sang istri, seakan ingin menunjukkan bagaimana rasa bahagianya menjalani perjalanan panjangnya dari Tangerang.
"Ya gua merantau, akhirnya dapat dia (istri). Kita nikah baru bulan (Februari) kemarin. Gua mudik udah sering, cuma karena baru dapat istri di tahun ini," ungkap Capung ditemui di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, pada Selasa (17/3).
"Dari (pelabuhan) Bakauheuni ke rumah itu masih 3 jam. Total 8 jamlah (perjalanan) dari Tangerang," sambungnya.
Meski begitu, diakui Capung, sang istri jauh lebih antusias dalam perjalanan kali ini lantaran menjadi momen pertama dalam hidupnya merasakan mudik. Istrinya asli Tangerang.
Bahkan, lanjut Capung, dia sempat kena omel sang istri lantaran memilih meminum kopi terlebih dahulu di sela-sela mengantre masuk ke dalam kapal. Hal itu dikarenakan istrinya belum mengetahui bahwa pemudik sepeda motor masih harus menunggu sekitar 30 menit sampai 1 jam di area buffer zone sebelum masuk ke dalam kapal.
"Gua yang punya orang tua, gua yang punya rumah di sana (Lampung), eh malah dia yang ngebet ngajak (mudik). Orangnya di sini, tapi jiwanya udah di sana (Lampung) nih," kelakar Capung.
"Ya dia mudik baru tahun ini. Tadi gua nyeduh kopi, dia marah. Orang mau jalan kok sempat-sempatnya nyeduh kopi. Kata gua slow, tenang aja," kata Capung menirukan omelan istrinya.
Sementara Ina (istri Capung) sangat antusias melakukan perjalanan mudik di tahun ini usai menjadi seorang istri. Pasalnya, ini kali pertama dirinya bisa merasakan mudik ke rumah mertua.
Menurutnya, sudah sedari lama dia mendambakan mendapat seorang suami berasal dari Pulau Sumatera agar bisa turut merasakan momen perjalanan mudik yang tak pernah dirasakannya sebelum menikah.
"Seru. Karena dari dulu pengin punya suami orang Lampung, biar bisa ngerasain mudik kayak gini," ucap Ina.
Bahkan, Ina mengaku tak sedikit pun merasakan lelah atau ngantuk meski harus menempuh perjalanan panjang dari tanah kelahirannya di Tangerang lantaran begitu menikmati momen mudik.
"Kalau capek sih enggak, seru malahan," ujarnya sambil tersenyum cerah.





