JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi memberangkatkan ribuan pemudik melalui program Mudik Gratis Angkutan Lebaran 2026.
Sebanyak 744 bus dilepas langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno, menandai dimulainya arus mudik dari ibu kota ke berbagai daerah.
Pantauan Kompas.com di lokasi, Pramono dan Rano mengibarkan bendera flag off sebagai tanda dimulainya pemberangkatan para pemudik.
Baca juga: Link CCTV Pantau Arus Mudik Lebaran 2026 secara Real Time, Jalan Tol dan Non Tol
Sejumlah bus dengan tujuan berbagai daerah seperti Madiun, Pekalongan, Malang, hingga sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur mulai diberangkatkan.
Para pemudik yang berada di dalam bus tampak melambaikan tangan ke arah pejabat dan petugas yang melepas keberangkatan mereka.
Pramono menyebutkan, program mudik gratis tahun ini mengalami peningkatan jumlah peserta yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Total ada 744 bus diberangkatkan ke 20 kota dan enam provinsi.
“Alhamdulillah, program mudik gratis tahun ini jumlahnya mengalami peningkatan yang signifikan. Kurang lebih 35.000 peserta, 744 unit bus menuju ke 20 kota dan enam provinsi. Naik 34 persen dibandingkan dengan tahun lalu,” ucap Pramono.
Ia juga mengingatkan para pemudik untuk tetap menjaga keselamatan dan ketertiban selama perjalanan menuju kampung halaman.
“Kami ingin menyampaikan harapan bagi para pemudik. Siapa pun yang akan mudik ke kampung halamannya, mohon selama perjalanan tetap tertib, menjaga keamanan dan kenyamanan,” kata dia.
Baca juga: Sudah Beli Tiket Bus, Warga Tambora Gagal Mudik Usai Rumah Hangus Terbakar
Selain itu, Pramono menegaskan Jakarta tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin datang mengadu nasib setelah Lebaran. Namun, ia mengingatkan agar masyarakat tidak datang dengan harapan berlebihan tanpa kesiapan yang matang.
“Kalau mau pulang kampung atau nanti kembali ke Jakarta, Jakarta terbuka bagi siapa saja. Tetapi jangan menjanjikan sesuatu yang ngiming-ngimingi atau mengharapkan sesuatu yang ternyata tidak semua orang bisa bertarung di Jakarta,” ujar Pramono.
Ia juga memastikan tidak akan ada operasi yustisia bagi pendatang baru. Pramono menegaskan Jakarta, terbuka bagi siapa saja untuk datang. Menurut dia, banyak orang yang kini berhasil di Jakarta juga berasal dari daerah.
“Saya lihat hampir semua yang duduk di depan ini semuanya dulu mengadu nasib ke Jakarta, termasuk gubernur dan wakil gubernurnya,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta tahun 2026 mengusung tema “Dari Jakarta untuk Keluarga.”
Peserta mudik diberangkatkan menggunakan bus menuju 20 kota tujuan di enam provinsi, yakni Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.





