Liputan6.com, Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus mudik lebaran 2026 akan terjadi pada 18 Maret, di mana akan diberlakukan one way nasional di jam tertentu.
"Jadi tanggal 18 itu, nanti antara jam 10.00 WIB sampai jam 12.00 WIB akan kita berlakukan one way nasional arus mudik," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho kepada awak media, Selasa (17/3/2026).
Advertisement
Ia memperkirakan puncak arus mudik dari Jakarta ke Pulau Jawa akan terjadi pada 18 Maret 2026 karena pergerakan kendaraan yang keluar menuju Tol Trans-Jawa baru mencapai sekitar 28 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan.
"Oleh sebab itu kami masih mengelola kurang lebih 72% lagi," ungkap Agus.
Menurut dia, kondisi arus lalu lintas saat ini masih terkendali meski terjadi peningkatan volume kendaraan di sejumlah titik.
"Kepadatan ada, peningkatan arus juga ada, tapi masih terkendali," jelas Agus.
Dia pun mengingatkan, Operasi Ketupat 2026 tak hanya berfokus pada pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026, tetapi juga memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan hingga hari raya dan perayaannya nanti.
Adapun, ada lima klaster pengamanan yang menjadi prioritas, yakni jalan tol, jalan arteri, jalur alternatif, pelabuhan, moda transportasi, tempat ibadah, serta lokasi wisata.
"Jadi tempat-tempat lima klaster ini bagian daripada sasaran Operasi Ketupat," kata Agus.




