Rapor Pengguna Mobile Banking Sepanjang 2025: BRI (BBRI) Tempati Posisi Puncak

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Penggunaan layanan mobile banking di Indonesia terus meningkat sepanjang 2025. Di tengah persaingan layanan digital perbankan, aplikasi milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), BRImo, tercatat menempati posisi puncak sebagai mobile banking dengan jumlah pengguna terbanyak dibandingkan bank lain.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), volume transaksi pembayaran digital — yang terdiri atas transaksi melalui aplikasi mobile dan internet, mencapai 14,26 miliar transaksi atau tumbuh 39,21% secara tahunan (year on year/YoY) pada kuartal IV/2025, didukung oleh perluasan akseptasi pembayaran digital.

Pada saat yang sama, volume transaksi melalui aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 12,10% YoY dan 15,10% YoY, termasuk transaksi QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 139,99% YoY. 

“Kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant,” tulis BI dalam keterangannya, dikutip pada Senin (16/3/2026).

Berikut daftar bank dengan pengguna mobile banking terbanyak sepanjang 2025, berdasarkan paparan presentasi perusahaan:

1.BRI (BBRI)

BRI berada di posisi puncak dengan total pengguna aktif aplikasi BRImo sebanyak 45,9 juta pengguna hingga Desember 2025. Direktur Network dan Retail Funding BRI Aquarius Rudianto mengatakan jumlah tersebut meningkat signifikan sebesar 18,9% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga

  • PERBANKAN DIGITAL : Mobile Banking Tumbuh Subur
  • Rapor Jumlah Pengguna Mobile Banking Bank Jumbo per Kuartal III/2025, BRI Memimpin
  • BNI Bakal Batasi Mobile Banking mulai 17 Juli 2025, Nasabah Diimbau Beralih ke Wondr

“Aplikasi BRImo mencatat peningkatan yang signifikan, dimana jumlah pengguna aktif naik 18,9% YoY, menjadi 45,9 juta di Desember 2025,” kata Aquarius dalam Konferensi Pers Laporan Kinerja Keuangan BRI Kuartal IV/2025 yang digelar secara virtual pada Kamis (26/2/2026).

Melalui aplikasi BRImo, perseroan mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp7.076,9 triliun. Capaian itu tumbuh 26,4% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

2.Bank Mandiri (BMRI)

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menempati urutan kedua dengan total pengguna mobile banking sebanyak 37,2 juta sepanjang 2025.

Melalui Livin’ by Mandiri, perseroan mencatatkan pertumbuhan pengguna sebesar 27% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 29,3 juta.

Bank dengan logo pita emas itu juga membukukan frekuensi transaksi Livin’ by Mandiri mencapai 4.689 juta transaksi sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, transaksi transfer mendominasi dengan 1.512 juta transaksi, disusul QR Payment sebanyak 1.274 juta transaksi.

Sementara itu, nilai transaksi Livin’ by Mandiri mencapai Rp4.401 triliun hingga Desember 2025, meningkat 9,32% secara tahunan. Mayoritas nilai transaksi tersebut berasal dari layanan transfer yang mencapai Rp3.514 triliun.

Livin Bank Mandiri (BMRI)

3.BCA (BBCA)

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mencatat jumlah pengguna mobile banking mencapai 34,3 juta pengguna, meningkat 3,6% secara tahunan, menempatkannya di posisi ketiga dalam daftar ini.

BCA juga mencatat jumlah transaksi melalui mobile dan internet banking mencapai 37,5 miliar transaksi, naik 18,8% YoY. Sementara itu, nilai transaksi melalui kedua layanan digital tersebut meningkat 15,2% YoY.

4.BNI (BBNI)

PT Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat jumlah pengguna aplikasi mobile banking wondr by BNI mencapai 12,1 juta hingga akhir 2025. Jumlah tersebut melonjak 128,30% YoY dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 5,3 juta pengguna.

Selain itu, nilai transaksi melalui wondr by BNI mencapai Rp1.198 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,34 miliar transaksi sepanjang periode tersebut.

5.CIMB Niaga (BNGA)

PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) mencatat jumlah pengguna aplikasi OCTO mencapai 5,9 juta pengguna hingga akhir 2025. Jumlah tersebut meningkat 10,6% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sepanjang periode tersebut, frekuensi perseroan mencatat transaksi melalui OCTO mencapai 515 juta transaksi.

6.BTN (BBTN)

Sementara itu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) mencatat jumlah pengguna aplikasi Bale by BTN mencapai 3,7 juta, meningkat 66,1% YoY dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 2,2 juta pengguna.

BTN juga mencatat nilai transaksi Bale by BTN mencapai Rp103,6 triliun hingga akhir Desember 2025, meningkat 27,7% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp81,1 triliun.

Adapun jumlah transaksi melalui aplikasi tersebut mencapai 2,21 miliar transaksi, melonjak 79,2% YoY dari 1,23 miliar transaksi pada periode yang sama tahun sebelumnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tanggal Lebaran 2026 Belum Ditetapkan, Pramono Galau Tentukan Jadwal Car Free Night
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
KB Bank (BBKP) Salurkan Pembiayaan Rp500 Miliar ke PNM, Perluas Akses Kredit UMKM
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Psikolog UI: Melarang Anak Main Gadget Tanpa Alternatif Bisa Ganggu Emosi
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Kapolda Sumsel Apresiasi Peran Aktif Brimob di Pemulihan Bencana Sumatera
• 14 jam laludetik.com
thumb
BEI Tunda Lagi Implementasi Short Selling hingga September 2026
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.