Karawang: Gelombang pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai mengalir di jalan arteri Kabupaten Karawang, Jawa Barat, hingga jalur Pantura pada H-5 Lebaran atau Senin malam, 16 Maret 2026. Pantauan di sejumlah titik menunjukkan tingginya volume arus lalu lintas yang didominasi kendaraan sepeda motor.
Umumnya, para pemudik bermotor yang melintas dari arah Jakarta menuju arah Cirebon membawa cukup banyak barang bawaan di bagian belakang sepeda motornya. Ramainya arus lalu lintas pemudik bermotor ini terpantau mulai dari perbatasan Karawang-Bekasi hingga wilayah memasuki jalur Pantura Karawang-Subang.
Dadi, seorang pemudik bermotor yang akan menuju Pekalongan, ditemui di Jalan Lingkar Tanjungpura Karawang, mengaku memilih berangkat malam hari agar tidak kepanasan. Ia berangkat dari Jakarta Timur pada sore hari bersama sejumlah temannya.
Baca Juga :
Arus Mudik Kalimalang Meningkat, Pengendara Motor Dominasi Jalur Pantura
"Ya hampir setiap tahun pakai motor mudiknya, lumayan menghemat," katanya.
Namun, Dadi mengeluhkan kondisi jalur mudik di wilayah Karawang yang cukup gelap karena lampu penerangan jalan umum (PJU) padam. Ia melihat langsung lampu PJU yang padam setelah memasuki wilayah Karawang, tepatnya selepas melintasi jembatan perbatasan Karawang-Bekasi.
"Ada sih ada mas lampu PJU (penerangan jalan umum), tapi padam," kata dia.
Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah mulai menunjukkan peningkatan signifikan di Jalur Kalimalang, Jakarta Timur, pada H-5 Idulfitri. Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza.




