VIVA – Program Safari Ramadhan 2026 digelar di berbagai wilayah operasional industri pertambangan di Indonesia selama bulan suci Ramadhan, dengan menyalurkan bantuan sosial kepada anak yatim piatu, anak penyandang disabilitas, anak pejuang kanker, serta masyarakat rentan.
Kegiatan ini berlangsung di 205 titik dari Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, hingga Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, dan menjangkau puluhan ribu penerima manfaat.
Secara keseluruhan, program ini menjangkau 32.357 orang penerima manfaat di berbagai daerah. Dari jumlah tersebut, terdapat 7.421 penerima santunan serta ribuan warga yang menerima bantuan sosial lainnya selama bulan Ramadhan.
Selain santunan, bantuan juga disalurkan dalam bentuk 14.258 paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini turut menghadirkan program berbagi melalui 6.611 paket makanan untuk buka puasa yang dibagikan di sejumlah wilayah.
Dukungan lain diberikan melalui penyediaan 5.000 sarana pendidikan serta 187 sarana rumah ibadah di berbagai daerah. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi anak yatim piatu, anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas, anak pejuang kanker, serta masyarakat duafa di sekitar wilayah operasional.
Corporate Secretary Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, Pria Utama, mengatakan kegiatan Safari Ramadhan menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan kegiatan industri juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.
Menurut dia, integrasi kegiatan penambangan dan pengolahan mineral tidak hanya ditujukan untuk menciptakan nilai tambah ekonomi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat luas.
“MIND ID proaktif memastikan integrasi dari kegiatan penambangan dan pengolahan tidak hanya berhenti pada penciptaan nilai tambah ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah sosial yang akan berpengaruh positif bagi kesatuan dan keberlanjutan Indonesia sebagai bangsa,” kata Pria dalam keterangannya Senin, 16 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa pada program tahun ini, dukungan yang diberikan tidak hanya berfokus pada kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan juga mencakup berbagai bentuk dukungan bagi pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda dari kalangan yang membutuhkan.
Dukungan tersebut antara lain berupa dana pendidikan, sarana belajar, bantuan kesehatan seperti obat dan suplemen, serta perbaikan sarana elektronik utama di rumah tinggal maupun tempat belajar agar anak-anak memiliki ruang tumbuh yang lebih layak.





