Sebelum Dibunuh, Sopir Angkot di Cilincing Diduga Sempat Pukul Ayah Pelaku

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - AFN (26), sopir angkot yang dibunuh oleh RM (25) di Cilincing, Jakarta Utara, diduga sempat memukul ayah pelaku sebelum tewas dibunuh pada Kamis (12/3/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, peristiwa pemukulan itu memicu kemarahan RM hingga akhirnya ia menegur korban.

“Pelaku mengaku sakit hati setelah korban melakukan pemukulan terhadap ayah pelaku,” kata Budi dikonfirmasi Kompas.com, Senin (16/3/2026).

Baca juga: Rumah Hangus Terbakar, Warga di Tambora Pasrah Lebaran di Pengungsian

Awalnya, korban dan pelaku hanya terlibat cekcok mulut ketika korban hendak menarik penumpang. Namun, pertengkaran tersebut kemudian memanas.

RM lalu mengeluarkan celurit yang dibawanya dan membacok korban hingga terjatuh. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Setelah kejadian, pelaku melarikan diri dan bersembunyi di dalam sebuah mobil kontainer di kawasan pergudangan Cakung, Jakarta Timur. Ia berencana kabur bersama kakaknya keesokan harinya.

Namun, keberadaan RM lebih dulu diketahui oleh personel Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Pada Jumat (13/3/2026) pukul 07.30 WIB, polisi akhirnya menangkap RM. Saat diminta menunjukkan lokasi senjata yang dibuangnya ke rawa-rawa, pelaku kembali berupaya melawan dan melarikan diri.

Polisi pun terpaksa menembak kaki RM untuk menghentikan upaya pelariannya.

“Petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur,” ujar Budi.

Kini RM ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Ia dijerat dengan Pasal 458 ayat (1) KUHP tentang pembunuhan serta Pasal 466 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Pelaku terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun.

Baca juga: Di Balik Keseruan Anak Ngonten di Medsos Bersama Ortu, Antara Hiburan dan Kenangan

Sebelumnya diberitakan, seorang sopir angkutan kota (angkot) berinisial AFN tewas dibacok di kawasan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (12/3/2026).

Peristiwa tewasnya AFN diunggah oleh akun Instagram @wargajakarta.id. Dalam narasi tersebut, korban diduga tewas dibacok oleh RM.

Saat kejadian, AFN terlihat menggunakan kaus berwarna hitam dan dipikul oleh seorang warga.

Tak lama kemudian, AFN terlihat tersungkur ke jalan dan langsung dikerubungi oleh warga lainnya.

AFN kemudian dievakuasi ke pinggir jalan oleh warga karena kondisi jalan yang hendak dilintasi oleh mobil.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kapolsek Cilincing AKBP Bobi Subasri mengatakan, kejadian ini dipicu pertengkaran antara korban dan pelaku.

"Pada intinya korban dan pelaku cekcok, kemudian pelaku langsung membacok korban," ungkap Bobi kepada Kompas.com, Jumat (13/3/2026).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menhub Minta Tradisi Lempar Koin Jembatan Sewo Indramayu Dihentikan Saat Mudik
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Perlukah Menghitung ROI Diaspora Indonesia?
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
MPV Mewah Lexus Kini Semakin Nyaman
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Perkuat Silaturahmi, Polres Metro Tangerang Kota Bagi-bagi Sembako ke Ojol
• 23 jam laludetik.com
thumb
Jakarta 'Membara', BMKG Ingatkan Bahaya Sinar UV Level Ekstrem Hari Ini
• 15 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.