Menhub Minta Tradisi Lempar Koin Jembatan Sewo Indramayu Dihentikan Saat Mudik

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, CIREBON - Kementerian Perhubungan meminta masyarakat menghentikan aktivitas memungut koin di sekitar Jembatan Sewo yang berada di perbatasan Kabupaten Indramayu dan Subang selama masa arus mudik Lebaran. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga sekaligus mengganggu kelancaran lalu lintas di jalur Pantai Utara (Pantura).

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengatakan fenomena warga yang turun ke sungai atau berada di bawah jembatan untuk mencari uang logam dari pengendara sebaiknya dihentikan sementara selama periode mudik dan arus balik. Menurutnya, peningkatan volume kendaraan pada masa mudik membuat risiko kecelakaan jauh lebih besar.

"Harapan kami kegiatan tersebut tidak berlanjut, terutama selama masa arus mudik. Selain berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas karena kendaraan berhenti atau memperlambat laju, aktivitas itu juga membahayakan keselamatan masyarakat yang berada di sekitar sungai," ujar Dudy, Minggu (15/3/2026).

Jembatan Sewo selama ini dikenal sebagai salah satu titik yang kerap menjadi lokasi masyarakat memungut koin yang dilempar oleh pengendara. Kebiasaan tersebut membuat sejumlah warga turun ke aliran sungai di bawah jembatan atau berdiri di sekitar area tersebut untuk mencari uang logam.

Menurut Dudy, kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah karena arus kendaraan di jalur Pantura diperkirakan meningkat signifikan menjelang puncak mudik Lebaran. Ketika pengendara memperlambat kendaraan atau berhenti untuk melempar koin, hal itu dapat memicu perlambatan arus lalu lintas bahkan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Ia menjelaskan, selama periode mudik, jalur pantura menjadi salah satu jalur utama yang dilalui kendaraan pemudik dari Jakarta menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Karena itu, kelancaran lalu lintas di jalur tersebut harus dijaga agar perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.

“Ketika kendaraan berhenti atau memperlambat laju karena aktivitas tersebut, dampaknya bisa menimbulkan kemacetan. Apalagi pada masa mudik jumlah kendaraan meningkat cukup banyak,” katanya.

Selain berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas, aktivitas memungut koin juga dinilai berbahaya bagi masyarakat yang terlibat langsung. Warga yang berada di aliran sungai atau di bawah jembatan berisiko mengalami kecelakaan, terutama ketika jumlah kendaraan yang melintas meningkat drastis.

Dudy menilai keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama selama periode mudik. Ia khawatir aktivitas tersebut dapat menimbulkan insiden yang tidak diinginkan jika tidak dihentikan.

“Kami juga mengkhawatirkan keselamatan saudara-saudara kita yang berada di sekitar Jembatan Sewo. Dengan kondisi lalu lintas yang padat, aktivitas seperti itu tentu berisiko,” ujarnya.

Karena itu, Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan tersebut selama arus mudik dan arus balik Lebaran berlangsung.

Kemenhub juga mengingatkan para pengendara yang melintas di jalur Pantura untuk tidak melemparkan uang logam di sekitar Jembatan Sewo. Kebiasaan tersebut dinilai justru mendorong masyarakat untuk terus melakukan aktivitas memungut koin di sungai.

Menurut Dudy, partisipasi pengendara sangat penting untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Jika tidak ada lagi pengendara yang melempar uang logam, maka aktivitas warga mencari koin di lokasi itu akan berkurang dengan sendirinya.

“Kami berharap masyarakat dan para pengendara dapat bekerja sama menjaga keselamatan bersama, terutama selama masa mudik yang lalu lintasnya meningkat,” kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lille kalahkan Rennes 2-1, Calvin Verdonk tampil sejak menit pertama
• 39 menit laluantaranews.com
thumb
Baru Ditambal, Jalan HM Joyo Martono Bekasi Kembali Berlubang Jelang Mudik Lebaran
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Kantongi Restu OJK, Addin Jauharudin Resmi Jabat Komisaris Independen BSI
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Bojan Hodak Syukuri Hasil Imbang Persib Bandung Saat Hadapi Borneo FC di Samarinda
• 3 jam lalupantau.com
thumb
104 KK Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Utara Tempati Hunian Tetap
• 19 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.