Silat Lidah Para Porter Tawarkan Jasa Angkut di Pelabuhan Tanjung Perak

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

KM Kirana III perlahan bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak. Ketika mendekati dermaga, tali-tali kapal segera dilempar oleh para Anak Buah Kapal (ABK) ke pengait dari atas kapal.

Sementara di bawah sejumlah orang telah menanti. Mereka adalah Musleh, Hasan dan kawan-kawannya yang berseragam biru menanti di bahwa terik matahari sore. Lalu, perlahan-lahan platform atau gangway kapal diturunkan.

Musleh ambil ancang-ancang untuk masuk kapal. Pintu kapal mulai dibuka. Musleh langsung berlari. Mengincar penumpang dengan bawaan koper, kardus hingga karung.

Musleh mulai bersilat lidah. Menawarkan jasanya untuk mengangkut barang puluhan kilo menuju ke pintu kedatangan. Sekali angkut, ia membuka di angka Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu.

"Enggak mesti, paling banyak Rp 200 ribu," ujar Musleh saat ditemui di lokasi, Senin (16/3).

Jika Musleh mendapat jasa yang tak bisa sekali angkut, ia siap memanggil temannya untuk membantunya.

"Kalau penumpang ramai Rp 200 ribu, tapi kan itu cuma bukan orang satu (porternya). Bagi-bagi sama teman, empat orang, lima orang. Itu yang kerja orang dua harga Rp 300 ribu itu Rp 150-an. Bukan satu orang," ucapnya.

"Misalnya barang lima harga Rp 300 ribu, kerja orang tiga ya seratusan. Kalau Pelni beda, kita swasta dari DLU. Memang DLU itu penumpangnya banyak cuma itu tergantung rezeki, tawar menawar," lanjutnya.

Namun, Musleh mengaku sepi orderan pada lebaran kali ini. Ia pun tak tahu pasti apa penyebab para penumpang sudah tak mengandalkan jasanya.

"Sekarang sepi. Kadang-kadang Rp 100 ribu. Tergantung penumpangnya. Kalau penumpangnya sepi ya enggak dapat," katanya.

Ia sendiri sudah siaga di Pelabuhan Tanjung Perak sedari pagi sekitar pukul 08.00 WIB hingga malam hari.

"Kalau saya mulai jam 8 pagi nanti sampai malam," ujar dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Bukti Transfer Pemerasan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda NTT 
• 19 jam lalukompas.id
thumb
KKP Segel Pemanfaatan Ruang Laut Ilegal Seluas 30 Hektare di Gresik
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Hambatan yang Sering Menghalangi Perkembangan Diri
• 11 jam lalubeautynesia.id
thumb
Zohran Mamdani Disorot, Respons Wali Kota New York atas Serangan ke Istrinya Picu Kritik
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Menko Airlangga: RI Sudah Swasembada Solar
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.