Belajar Melinting Rokok, 42 Ribu Batang Hasil Pelatihan Buruh di Kota Kediri Justru Dimusnahkan

realita.co
4 jam lalu
Cover Berita

KEDIRI (Realita) - Pemerintah Kota Kediri memusnahkan puluhan ribu batang rokok yang merupakan hasil praktik pelatihan buruh industri hasil tembakau. Pemusnahan ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan, sekaligus memastikan hasil produksi pelatihan tidak beredar di masyarakat.

Pemusnahan dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri bersama sejumlah instansi terkait, Senin pagi. Kegiatan berlangsung di dua pabrik rokok di Kelurahan Ngampel, yakni Pabrik Rokok Talining Jagad dan Pabrik Rokok Dua Dewi.

Baca juga: Kota Kediri Peringati 157 Tahun Jembatan Lama, Ikon Sejarah di Tepian Brantas

Total sebanyak 42 ribu lebih batang rokok hasil praktik pelatihan dimusnahkan oleh petugas. Selain itu, petugas juga memusnahkan ribuan gram tembakau iris yang digunakan dalam proses pelatihan melinting sigaret kretek tangan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri, Moh. Ridwan, menjelaskan rokok tersebut merupakan hasil praktik peserta dalam pelatihan peningkatan sumber daya manusia industri hasil tembakau yang digelar pada akhir tahun 2025 lalu. Program pelatihan ini memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau DBHCHT.

Baca juga: Ngaji Budaya Satukan 700 Seniman Jaranan Kediri

Menurutnya, hasil praktik pelatihan tidak diperbolehkan untuk diedarkan maupun diperjualbelikan. Oleh karena itu, seluruh produk yang dihasilkan selama pelatihan harus dimusnahkan sebagai bentuk tertib administrasi.

Sementara itu, Bea Cukai Kediri menegaskan setiap produk rokok yang beredar di pasaran wajib dilekati pita cukai. Karena rokok hasil pelatihan ini tidak diproduksi oleh perusahaan resmi yang memiliki izin, maka tidak dapat dilekati pita cukai dan tidak boleh beredar.

Baca juga: Mulai 18 Maret, Penumpang Kereta di Stasiun Kediri Diprediksi Melonjak

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Kediri berharap keterampilan buruh industri hasil tembakau semakin meningkat sehingga mampu mendukung perkembangan industri rokok skala kecil di daerah.nia

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Cari Sidik Jari di Helm Milik Penyiram Air Keras Andrie Yunus
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Aksi Nyata Ramadan, BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan Turun ke Jalan Berbagi Takjil
• 8 jam lalueranasional.com
thumb
Respons Messi Usai Finalissima 2026 Batal Akibat Perang Amerika Vs Iran
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Rupiah Melemah, Pengusaha CPO dan Batu Bara CS Sangat Diuntungkan
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Rupiah Melemah Lagi, Sentuh Level Rp 17.005 per Dolar AS
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.