Emiten Nikel Central Omega (DKFT) Raup Lonjakan Laba Bersih Jadi Rp574,39 Miliar pada 2025

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten tambang nikel, PT Central Omega Resources Tbk. (DKFT) membukukan kenaikan laba bersih pada 2025 sejalan dengan pendapatan yang meningkat menjadi Rp1,58 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, DKFT meraih penjualan Rp1,57 triliun atau naik 7,87% dibandingkan dengan realisasi pada 2024 sebesar Rp1,46 triliun.

Penjualan itu bersumber dari komoditas bijih nikel Rp1,52 triliun dan batu kapur Rp56,51 miliar. DKFT menjual produknya ke sejumlah pelanggan a.l. PT Sino Indo Nickel Rp637,94 miliar, PT Megah Surya Pertiwi Rp352,7 miliar, PT Five Star General Resources Rp124,67 miliar, PT Vantama Arja Sejahtera Rp118,68 miliar, dan PT Longsen Metal Trading Rp65,74 miliar.

Penjualan itu ditopang oleh produksi yang relatif stabil sebanyak 2,92 juta ton atau sedikit turun 0,78% dari 295 juta ton pada 2024. Sementara itu, volume penjualan DKFT naik 16,6% menjadi 3,03 juta ton dari 2,59 juta ton pada 2024.

Pada saat yang sama, beban pokok penjualan DKFT mencapai Rp1,2 triliun, beban penjualan Rp28,67 miliar, beban umum dan administrasi Rp52,9 miliar, serta beban pajak neto Rp54,54 miliar.

Baca Juga : Penjualan Tembus Rp 1 Triliun, Ifishdeco (IFSH) Pacu Bisnis Nikel

Sejalan dengan itu, DKFT membukukan laba usaha Rp228,29 miliar dan laba tahun berjalan Rp274,46 miliar. Adapun, EBITDA perseroan mencapai Rp769,61 miliar, meningkat 37,07% year-on-year (YoY).

"Laba bersih melonjak menjadi Rp574,39 miliar, menunjukkan peningkatan tahunan yang signifikan sebesar 38,44% dari Rp414,9 miliar pada 2024," tulis manajemen DKFT dalam keterangan resmi, Senin (16/3/2026).

Direktur Central Omega Resources Feni Silviani Budiman menegaskan bahwa pencapaian itu adalah hasil sinergi antara penetrasi pasar yang agresif dan efisiensi operasional yang ketat. Kinerja perusahaan juga ditopang oleh tingginya permintaan pasar dan stabilitas harga nikel global.

"Strategi ini terbukti efektif dalam mengoptimalkan profitabilitas serta memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Kami berkomitmen penuh untuk menjaga momentum pertumbuhan ini di masa depan," paparnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Turbin Hidrogen Tanpa Kompresor Pecahkan Rekor Operasi, Lampaui Pencapaian NASA
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
BIKE Catat Rugi Rp24,45 Miliar Terdampak Penghapusan Subsidi Motor Listrik
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Respons KDM soal Anak Tawuran: Selama Jam Sekolah Tanggung Jawab Negara, di Luar Jam Sekolah Tanggung Jawab Orang Tua
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Metro Jaya Janji Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Trump Dikabarkan Raup Rp150 Triliun dari Deal TikTok
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.