Fakta Mengejutkan: Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Ternyata 4 Orang

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA – Polda Metro Jaya mengungkap fakta baru yang mengejutkan. Pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus berjumlah empat orang. Bukan dua orang.

Berdasarkan hasil penyelidikan terbaru, para pelaku diketahui telah membuntuti korban menggunakan dua sepeda motor secara terorganisir. Kepastian ini didapat penyidik setelah melakukan serangkaian analisis mendalam terhadap bukti visual dan keterangan saksi.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa empat pelaku sudah mengintai Andrie beberapa jam sebelum kejadian. Para pelaku terlihat menunggu korban di depan KFC Cikini sebelum mengikuti pergerakannya menuju Jalan Diponegoro.

Tim penyidik menemukan pola pengintaian yang konsisten dari titik awal hingga korban tiba di kantor YLBHI. Strategi pembuntutan ini mengindikasikan bahwa serangan tersebut telah direncanakan dengan sangat matang oleh para pelaku.

”Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini,” kata Iman dalam konferensi pers, Senin (16/3/2026).

Pihak kepolisian juga berhasil melacak pergerakan para terduga pelaku melalui rekaman CCTV di beberapa lokasi strategis. Iman memastikan keempat orang tersebut tertangkap kamera saat Andrie sedang mengisi BBM di SPBU Cikini malam itu.

Kehadiran para pelaku di lokasi tersebut menjadi bukti kuat adanya upaya pengawasan ketat terhadap target.

”Pelaku mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah YLBHI,” imbuh Iman memberikan detail.

Detik-detik Penyerangan di Salemba

Berdasarkan data rekaman CCTV, para pelaku mulai mendekat secara agresif saat korban berada di SPBU sekitar pukul 23.32 WIB. Hanya berselang lima menit kemudian, aksi penyiraman air keras dilakukan di lokasi yang relatif sepi.

Titik kejadian perkara berada di persimpangan Jalan Talang, wilayah Salemba I, Jakarta Pusat, pada Kamis tengah malam.

”Kejadian pada pukul 23.37 WIB, hari Kamis tanggal 12 Maret 2026 di Jalan Salemba I,” jelas Iman kepada media.

Kondisi Andrie Yunus

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menyampaikan bahwa serangan ini terjadi usai korban menghadiri acara podcast di kantor YLBHI. Diskusi tersebut membahas isu sensitif mengenai remiliterisme dan proses judicial review yang tengah berlangsung di Indonesia. Pasca kejadian, Andrie langsung dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka bakar kimia yang sangat parah.

”Terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” ungkap Dimas dalam keterangan resminya.

Tim medis dari RSCM mengonfirmasi bahwa Andrie menderita luka bakar seluas 24 persen di sekujur tubuhnya. Serangan ini dianggap sebagai ancaman serius terhadap demokrasi dan keselamatan para aktivis pembela hak asasi manusia.

Pihak KontraS mendesak kepolisian untuk segera menangkap aktor intelektual di balik serangan empat orang pelaku tersebut. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolres Tangerang Kota Pastikan Stok BBM di SPBU Jalur Mudik Aman, Arus Kendaraan Masih Landai
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Utang Luar Negeri RI Tembus US$434,7 Miliar, Rasio terhadap PDB Justru Turun
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polda Metro Jaya Janji Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Elon Musk Sebut Tesla Akan Bangun Terafab untuk Produksi Chip AI
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
MK Nyatakan Gugatan Roy Suryo Cs Tidak Jelas di Kasus Ijazah Jokowi
• 3 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.