Sempat Terkecoh Foto AI Pelaku Kasus Andrie Yunus di Medsos, Habiburokhman Minta Polri Counter Hoaks

suara.com
3 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, memperingatkan foto pelaku penyiraman air keras Andrie Yunus adalah rekayasa AI.
  • Penyebaran foto hasil AI tersebut dikhawatirkan memicu kesalahpahaman dan potensi aksi main hakim sendiri di masyarakat.
  • Habiburokhman meminta Polri Divisi Humas segera melakukan kontra narasi responsif terhadap informasi yang tidak akurat.

Suara.com - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, memberikan peringatan keras terkait beredarnya foto-foto di media sosial yang diklaim sebagai wajah pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

Habiburokhman mengungkapkan bahwa foto-foto tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang berpotensi menyesatkan publik.

Ia menilai fenomena penyebaran foto AI ini sangat berbahaya jika dibiarkan, karena dapat memicu aksi main hakim sendiri di tengah masyarakat.

"Iya, saya pikir bisa bahaya ya AI ini apa namanya apabila kita biarkan ya, bahkan kita ikut menyebarkan karena bisa membingungkan masyarakat," ujar Habiburokhman di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (16/3/2026).

"Yang saya khawatirkan bahkan bisa menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat, ada orang yang mirip begitu digebukin rame-rame nanti kan," katanya menambahkan.

Politisi Partai Gerindra ini bahkan mengaku hampir terkecoh oleh kualitas gambar AI tersebut.

Ia baru menyadari foto itu palsu setelah melakukan konfirmasi langsung kepada pihak kepolisian.

"Saya aja sampai kemarin malam masih pikir itu gambar beneran ya, ternyata saya cek, saya telepon, 'Oh itu AI Pak', kata temen-temen di Polri. Jadi apalagi di masyarakat ya," ungkapnya.

Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, disiram ari keras oleh orang tidak dikenal. (tangkap layar)

Merespons kesimpangsiuran informasi ini, Habiburokhman meminta Polri, khususnya Divisi Humas, untuk bergerak cepat melakukan kontra narasi.

Baca Juga: Komisi III DPR Sebut Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Mengandung Pesan Politik Berbahaya

Ia mendesak kepolisian agar sangat responsif dalam menjelaskan setiap perkembangan informasi yang tidak akurat kepada publik.

"Saya minta Polri khususnya bidang Humas untuk secara gencar ya meng-counter lalu menjelaskan kepada publik setiap perkembangan informasi yang tidak tepat. Saya minta tolong ya situasi seperti ini harus sangat responsif ya temen-temen Polri ya, merespons ini," tegasnya.

Di sisi lain, Habiburokhman tetap mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sangat besar dalam membantu mengungkap pelaku penyerangan terhadap Andrie Yunus.

Namun, ia mengingatkan agar semangat tersebut tetap dibarengi dengan kehati-hatian.

"Kepada masyarakat ya kita apa namanya berterima kasih antusiasmenya, masyarakat antusias untuk bagaimana pelaku bisa tertangkap. Niatnya itu pasti, ya kan nggak ada niat lain-lain masyarakat, niat yang baik tapi berhati-hati jangan sampai niat baik kita justru menjadi masalah lain," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konsumsi BBM Diramal Melonjak saat Mudik Lebaran, Harga Berisiko Melambung?
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
KAI Daop 4 Semarang Siapkan 20 Lokomotif dan 155 Kereta untuk Mudik Lebaran 2026
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Arus Kendaraan Padati Pantura Cirebon, Tulisan Unik di Kendaraan Pemudik Jadi Sorotan
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Ketua Komisi X DPR: Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Tak Layak Terjadi
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Bupati Cilacap Berbaju Tersangka! Segini Harta Kekayaan Syamsul Auliya di LHKPN KPK
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.