Meutya Hafid Minta Pegawai Komdigi Tetap Maksimal Bekerja Jelang Lebaran

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengingatkan seluruh pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), tetap menjaga kinerja dan pelayanan publik selama masa Work From Anywhere (WFA) menjelang Idulfitri.

Menurut Meutya, fleksibilitas kerja yang diterapkan menjelang masa mudik, tidak boleh menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan, setiap pegawai tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan program dan layanan kementerian berjalan baik.

“Meskipun setelah ini kita masuk pada masa work from anywhere, semua tetap harus berkontribusi,” ujar Meutya dalam acara sarasehan dan taklimat bertema Terhubung dalam Silaturahmi, Tumbuh dalam Iman, Terjaga dalam Ketaqwaan, di Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

Selain menjaga kinerja selama WFA, Meutya juga menekankan pentingnya kesiapan kementerian dalam mengawal implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, yang dijadwalkan mulai berlaku pada 28 Maret 2026.

Ia menjelaskan, regulasi tersebut menjadi langkah penting pemerintah dalam memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

Salah satu fokus kebijakan tersebut adalah mendorong pembatasan akses anak terhadap platform digital hingga usia yang dinilai cukup.

“Kita ada program besar menuju tanggal 28, yaitu implementasi PP TUNAS yang menunda anak masuk ke platform digital hingga cukup usia,” jelasnya.

Meutya menegaskan, perlindungan anak di dunia digital membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk peran masyarakat.

Baca Juga: Menteri PPPA Nilai Pembatasan Gawai Anak Harus Diimbangi Aktivitas Alternatif

Karena itu, ia mengajak seluruh pegawai Komdigi ikut menyosialisasikan kebijakan tersebut kepada keluarga dan lingkungan sekitar, terutama saat pulang kampung.

“Nanti mungkin ketemu keluarga saat mudik, silakan sampaikan kepada keluarganya,” ajaknya. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] KPK Beber Kronologi OTT Bupati Cilacap: Terkait Pemerasan THR, 2 Tersangka, Rp610 Juta Disita
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Komdigi Bakal Pulihkan Akses Wikimedia Setelah Proses Pendaftaran PSE Rampung
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Trump Ancam SerangLagi ke Pusat Minyak Iran
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rafael Leao Ngamuk saat Diganti, Momen Panas Warnai Kekalahan Milan dari Lazio!
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Daftar Harga BBM Resmi di Seluruh SPBU RI, Berlaku 16 Maret 2026
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.