Usman Hamid Harap Prabowo Setop Beri Pesan Bersayap, Instruksikan Usut Tuntas Tapi Tuding Aktivis

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid saat di kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat (15/3/2024). (Sumber: Tribunnews.com/Rahmat Fajar Nugraha.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Usman Hamid berharap Presiden Prabowo Subianto berhenti memberikan pesan-pesan bersayap.

Usman mengungkapkan, contoh pernyataan bersayap Presiden Prabowo salah satunya terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Wakil Koordinator Bidang Eksternal di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

"Saya berharap presiden tidak lagi memberikan pesan-pesan yang bersayap, di satu sisi misalnya menginstruksikan agar kasus ini terungkap tuntas. Tapi, di sisi lain terus-menerus mengulangi tudingan-tudingan negatif kepada para aktivis,” ucap Usman dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Senin (16/3/2026).

Bahkan, kata Usman, Presiden Prabowo mengatakan bahwa pengamat yang mengkritik pemerintahannya tidak patriotik.

"Hari kejadian di mana kita belum lepas 1 x 24 jam setelah penyerangan terhadap Andrie Yunus, Presiden kembali mengatakan bahwa para pengkritiknya tidak patriotik dan presiden mengatakan nanti akan diterbitkan,” kata Usman.

Baca Juga: Prabowo Tunjuk Hashim Jadi Ketua Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional

“Nah, jadi ada semacam persepsi bahwa kritik itu adalah kekacauan, sehingga harus ditertibkan.”

Padahal, menurut Usman, yang kacau justru pernyataan Presiden Prabowo yang kerap menuding protes sebagai tindakan teroris, anarkis, hingga makar.

“Yang kacau orientasi pikiran, kebijakan, tindakan dan pernyataan presiden yang seringkali menuding protes-protes itu sebagai teroris, sebagai anarkis, atau sebagai makar atau sebagai orang-orang yang membawa kepentingan asing, kepentingan kekuasaan atau kepentingan uang,” ujar Usman.

“Jadi, pernyataan-pernyataan semacam ini mengganggu bagaimana polisi berpikir, bagaimana polisi menjalani proses hukum yang objektif.”

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • usman hamid
  • presiden prabowo subianto
  • prabowo subianto
  • pernyataan bersayap presiden
  • presiden tuding aktivis
  • kasus air keras aktivis
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tips Mencegah Breakout Menjelang Lebaran
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Konsumsi BBM Diramal Melonjak saat Mudik Lebaran, Harga Berisiko Melambung?
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Optimalkan Perlindungan bagi Pekerja, Kolaborasi Duo BPJS Makin Solid
• 19 jam laludisway.id
thumb
Transformasi Layanan Perbankan Dipercepat via Modernisasi Operasional
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jika Tak Ditangkap KPK, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Bakal Memeras Lagi
• 13 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.