Polri Buka Posko Pengaduan tuk Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan membentuk posko pengaduan untuk mengungkap kasus dugaan penganiayaan berat penyiraman air keras dengan korban Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus. Hal tersebut, diinstruksikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ia menuturkan, jika posko tersebut pihaknya siapkan guna masyarakat bisa memberikan informasi terkait dengan kasus tersebut.

“Kami juga akan membuat posko pengaduan sehingga masyarakat yang mungkin mengetahui dan kemudian ingin menginformasikan, mereka bisa memberikan laporan langsung ke posko pengaduan, nanti akan kita bimbing,” ujar Jenderal Sigit kutip Senin, 16 Maret 2026.

Lebih lanjut, ia berharap dengan adanya posko tersebut dapat mempermudah masyarakat untuk memberikan informasi atau keterangan terkait kasus penyiraman air tersebut. Di mana, informasi tersebut nantinya akan ditindaklanjuti untuk proses penyelidikan.

Jenderal Sigit juga menegaskan bahwa pengusutan kasus tersebut menjadi perhatian serius pemerintah. 

Ia mengungkapkan telah menerima arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kasus ini ditangani hingga tuntas.

“Langkah-langkah yang kita lakukan tentunya tetap mengedepankan Scientific Crime Investigation. Saat ini kita sedang melakukan pengumpulan informasi-informasi, dan informasi-informasi tersebut nantinya akan kita dalami satu per satu,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa penyelidikan dilakukan dengan pendekatan ilmiah untuk memastikan proses penanganan perkara berjalan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kapolri juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk tidak ragu menyampaikannya kepada pihak kepolisian. Ia menjamin keamanan serta perlindungan bagi setiap pihak yang membantu proses pengungkapan kasus.

“Seluruh informasi yang diberikan oleh masyarakat yang membantu kami, kita akan memberikan jaminan perlindungan,” tegas Sigit.

Saat ini penyelidikan masih terus berlangsung. Tim dari Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya sedang mengumpulkan berbagai keterangan, termasuk menelusuri petunjuk dari rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

Kapolri memastikan perkembangan proses penanganan perkara akan disampaikan kepada publik secara berkala agar masyarakat mengetahui langkah-langkah yang dilakukan kepolisian.

“Secara rutin setelah ada perkembangan dari hasil pengumpulan informasi yang kita dapat, akan kita informasikan, baik dari posko pengaduan ataupun dari Humas Polri,” jelasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah membeberkan detik-detik dugaan penganiayaan berat menyiramkan air keras dengan korban Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus pada Kamis, 12 Maret 2026 lalu. Hal itu diungkapkan oleh, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

"Kejadian penyiraman air keras itu di hari Kamis, 12 Maret 2026 sekira pukul 23.30 WIB di sekitar Jalan Salemba," kata Kombes Budi 

Lebih lanjut, ia menuturkan saat kejadian korban tengah berkendara seorang diri menggunakan sepeda motor. Tak lama kemudian, korban disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK) dari arah depan hingga korban terjatuh dari kendaraan roda duanya.

Namun, hingga saat ini pihak kepolisian belum bisa membeberkan lebih rinci terkait kronologi kejadian tersebut. Hal ini karena, sampai saat ini korban sendiri belum bisa diperiksa.

"Tadi kami sampaikan, korban masih belum bisa memberikan informasi yang banyak karena kondisi pemulihan," kata Kombes Budi.

"Kita beri ruang kepada korban, kepada dokter medis untuk memberikan pemulihan dulu, tetapi di luar dari itu, kita mengambil untuk lingkar luar untuk melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti yang ada," sambungnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Optimistis MBG Dongkrak Ekonomi Akar Rumput di Tengah Krisis Global
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Jelang Lebaran, Warga Antusias Tukar Uang Baru di Stasiun Gambir
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Vietjet Buka Rute Penerbangan Langsung Jakarta–Da Nang Mulai April 2026
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Jadwal Lengkap Diskon Tarif Tol Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026, Cikampek-Semarang Jadi Rp289 Ribu
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
BTN Perkuat Penghimpunan Dana Murah di Bali, Begini Strateginya
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.